Perjalanan ibadah haji merupakan amanah yang harus dilaksanakan sesuai dengan
rukun Islam yang ke lima bagi umat Muslim yang mampu. Dan untuk mendukung serta
memperlancar pelaksanaan ibadah haji sebagai penyempurna syahadat, shalat dan zakat agar membekas dalam hati
dan berwujud dalam perilaku yang dalam konteks kehidupan sosial. Selasa, 2
September 2014 bertempat
di Masjid Agung “Baiturrohman” Kabupaten Trenggalek telah
diselenggarakan Istighotsah
dan Pelepasan Calon Jamaah Haji Tahun 2014
dan acara tersebut dihadiri Bupati Trenggalek Dr. Ir. H.
Mulyadi WR.MMT
beserta anggota Forkopimda , KH. Anshori M. Rusydi dari Ponorogo , Kepala KUA se Kabupaten Trenggalek dan para Calon Jamaah Haji Tahun 2014.
Pada
kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Trenggalek dalam laporannya menyampaikan
bahwa Jama’ah Haji Kabupaten Trenggalek yang berangkat pada Tahun 2014 sebanyak 287 orang yang tergabung dalam
gelombang pertama kloter 20,
yaitu yang nantinya akan diberangkatkan dari Trenggalek menuju Asrama Haji Embarkasi
Surabaya pada hari Selasa
tanggal 9
September 2014 pukul 10.00 WIB serta pemulangannya direncanakan tiba di Indonesia pada hari Sabtu, 18 Oktober 2014
pukul 11.00 WIB dan sampai di Trenggalek pukul 20.00 WIB.
Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi
WR.MMT yang
sekaligus melepas secara resmi para Calon Jamaah Haji Kabupaten Trenggalek
Tahun 2014 dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para Calon Jamaah Haji (CJH)
karena telah mendapat panggilan Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam yang ke
lima yaitu ibadah haji. Jamaah Calon Haji adalah sebagai Tamu Allah yang
wajib diutamakan. Karena ibadah mereka bukanlah semata-mata ibadah sebagaimana
biasanya. Ini adalah ibadah yang tidak semua orang
langsung bisa menjalankannya. Oleh karenanya hendaklah dipergunakan waktu
selama ibadah di Tanah Suci secara maksimal.
Bupati
juga meminta agar Calon Jamaah
Haji (CJH)
kabupaten Trenggalek
menjaga kesehatan selama dalam perjalanan menuju Arab saudi dan ketika saat
berada di Tanah Suci Mekkah Al Muqarommah, agar Calon Jamaah Haji (CJH) asal kabupaten Trenggalek dapat menunaikan wajib
haji dan rukun haji sehingga nantinya dapat menjadi haji yang mabrur ketika
telah kembali ke tanah air serta menjaga
keutuhan serta kekompakan ketika di tanah suci. jangan sampai ada
perpecahan. Selanjutnya taati petunjuk dari penyelenggara ibadah haji
baik ketika ditanah air maupun saat berada di Arab Saudi dan fokuskan ibadah haji
kepada Allah SWT. "Ikuti petunjuk dari petugas pembimbing, ketua rombongan
untuk memudahkan kordinasi dan kelancaran dalam serangkaian kegiatan ibadah.”Ungkapnya