Dengan
Revitalisasi Gerakan Pramuka diharapkan semakin memantapkan eksistensi Gerakan
Pramuka dan meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka. Kwarting Cabang Trenggalek menggelar Upacara Apel
Besar dalam
rangka memperingati HUT Gerakan Pramuka ke – 53
Tahun 2014, Senin 15 September 2014. Apel dilaksanakan di alon – alon Trenggalek. Apel besar
HUT Gerakan Pramuka tahun
ini mengambil tema “Mantapkan Pembentukan Karakter Kaum Muda Melalui Gugus
Depan Terakreditasi”. Bertindak
sebagai Inspektur Upacara, Bupati
Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR. MMT. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati
beserta istri, Para anggota Forkopimda Trenggalek, Para Kepala SKPD Lingkup
Pemkab. Trenggalek serta Kamabira se Kwarcab Trenggalek. Adapun apel diikuti
peserta dari SD, SMP dan SMA Se Kabupaten
Trenggalek.
Pada kesempatan ini,
dalam sambutannya Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang di bacakan Bupati
Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT menyampaikan pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidikan kaum
muda, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. “Saat
ini, kaum muda dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan
masalah sosial dan masalah kebangsaan. Obat-obatan terlarang, hubungan seksual
pra-nikah dan aborsi yang disebabkan pergaulan bebas, perkelahian, tawuran dan
kekerasan, serta kriminalitas remaja. Solidaritas sosial rendah, semangat
kebangsaan rendah, semangat bela negara rendah, dan semangat persatuan dan
kesatuan rendah,” ujarnya.
Peranan Gerakan Pramuka sebagai
lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk kaum
muda berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan, dan meningkatkan
keterampilan. Untuk itulah, kerjasama dengan berbagai pihak sangat diharapkan,
karena kaum muda merupakan bagian terbesar penduduk yang harus diselamatkan.
“Gerakan Pramuka sebagai lembaga
pendidikan non formal akan melengkapi pendidikan informal yang diperoleh
anak-anak dalam keluarga, dan pendidikan formal di sekolah. Hal ini mengingat
pendidikan formal saja tidaklah cukup untuk menghasilkan kaum muda yang handal
dan berkarakter. Sedangkan peranan keluarga sebagai pelaku pendidik informal
yang dilakukan orang tua dalam membentuk karakter anak-anak sangatlah penting.
Sementara persoalan kaum muda sering terjadi diantara rumah dan sekolah, maka
menjadi penting peranan Gerakan Pramuka dalam mengatasi permasalahan kaum muda
yang terjadi tersebut.”Ungkap
Bupati
Kegiatan upacara memperingati HUT Gerakan Pramuka ke – 53 Tahun 2014 ditutup dengan
penyematan Lencana Darma Bakti dan Panca Warsa oleh Bupati Trenggalek
dilanjutkan penyerahan ijasah KMD Argoayu LXI-LXVIII serta Thropi SSC II (Scout
Skill Competition II) Tahun 2014 oleh Wakil Bupati Trenggalek.