Menurut direktur Akper
Trenggalek Agus Hari Widodo dalam sambutannya menyampaikan saat ini Akper Trenggalek telah berusia 16
tahun dan telah meluluskan 1.141 perawat. “ hampir 90% telah mendapatkan
pekerjaan baik di sarana pelayanan kesehatan pemerintah maupun swasta yang
terebar di seluruh provinsi, bahkan ada yang di luar negeri diantaranya di Jepang, Abu Dhabi dan Kuwait,” terang Agus.
Dalam sambutannya Wabup Kholiq menyampaikan selamat
atas diraihnya gelar ahli madya keperawatan kepada 78 mahasiswa Akper Pemkab
Trenggalek yang telah menyelesaikan studinya.
Perlu diketahui bahwa perawat merupakan tulang punggung
pelayanan. Hal ini dikarenakan terbanyak dan keberadaannya selama 24 jam secara
terus menerus disamping pasien,tentunya akan memberikan pencitraan terhadap
pelayanan kesehatan khususnya pelayanan keperawatan.
Kholiq juga
mengingatkan mulai tahun 2015 7 negara akan
masuk AFTA dimana mulai ini akan memasuki perdagangan bebas termasuk dibidang
kesehatan. Diharapkan lulusan Akper Trenggalek juga semakin meningkatkan
keahliannya sehingga nantinya bisa bersaing dengan negara-negara lainnya.