Sekilas memandang tentu
tidak akan ada yang menyangka bahwa semua yang hadir di Poltekes Malang pada
Minggu pagi, 10 Agustus 2014 ini merupakan warga asli Kabupaten Trenggalek. Tamu
yang hadir di auditorium Poltekes Malang tersebut merupakan warga asal
Trenggalek yang berdomisili di luar Kabupaten Trenggalek dan telah sukses
berkarir di perantuan khususnya di Malang. Hadir dalam kesempatan ini Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. mulyadi WR, MMT
yang di damping oleh Kepala PU Binamarga, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Koperindagtamben, Kepala Dinas Pariwisata, Kabag
Pemerintahan dan Kabag Humas dan protokol.
Acara halal bihalal diawali
dengan menyanyikan lagu daerah “Kutho Trenggalek” yang dinyanyikan oleh
seluruh hadirin. Kemudian disambung dengan sambutan dari perwakilan IKAT
Malang, Prof. Unti Ludigdo selaku perwakilan IKAT Malang mengungkapkan rasa
terima kasihnya kepada masyarakat Trenggalek yang ada di Malang menghadiri
undangannya untuk bersilaturrohmi menyatukan tekad dan niat untuk bersama-sama
membangun Trenggalek ,sebagai tanah kelahiran kita untuk menuju Trenggalek yang
lebih maju dan sejahtera. “Kabupaten Trenggalek merupakan daerah yang memiliki
potensi yang sangat luar biasa dan masih memerlukan campur tangan warga yang
berasal dari Trenggalek yang sudah sukses di perantuan untuk menggarapnya dan
bahkan untuk mengolahnya” imbuhnya .
Sementara itu Bupati Trenggalek
sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya acara ini dan berharap setiap
tahun diadakan. Melalui wahana
ini Bupati mengajak kepada seluruh undangan juga warga yang ada diperantuan untuk
terus menjaga persatuan dan kesatuan juga berpegangan tangan untuk bersama – sama
membangun Trenggalek. “Kita sebagai warga Trenggalek diperantauan harus
bersatu,jangan melihat pangkat,derajat dan yang paling penting adalah jangan
membuat masalah tapi harus pandai-pandai memecahkan masalah untuk kesuksesan
Bumi Menak Sopal tempat kelahiran kita” tegasnya.
Selebihnya Mulyadi menuturkan
bahwa selama tiga setengah tahun masa kepemimpinannya bersama Wabup sudah
banyak yang dicapai dan Trenggalekpun sudah banyak mengalami perubahan. “
pembangunan bendungan Tugu sudah mulai direalisasikan semoga kedepan
pembangunannya bisa berjalan lancar sehingga krisis kekeringan dimusim kemarau
di Trenggalek segera teratasi dan musibah banjir dimusim penghujanpun bisa dihindari”, pungkas Bupati.