Untuk yang kedua kalinya selama kurun waktu satu tahun ini
pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar mutasi pejabat struktural. Pelantikan
pejabat struktural yang di selenggarakan di gedung Bhawarasa, Selasa 15 Juli
2014 ini bertujuan untuk mengisi kekosongan Pejabat Struktural yang telah
memasuki usia pensiun, meninggal dunia dan mengundurkan diri.
Dalam pelantikan kali ini Bupati Trenggalek Dr.Ir.H.Mulyadi WR,MMT
melantik 16 pejabat struktural diantaranya 12 pejabat dari eselon IV dan 4 pejabat dari eselon
III. Ke empat pejabat dari eselon III yang mendapat SK mutasi yaitu Oembar Pramadi, S.Sos mendapat
jabatan baru sebagai kepala bagian administrasi perekonomian setda kabupaten.
Trenggalek, Drs. Agus Salim sebagai kepala bagian administrasi Pemerintahan ,
Drs. Totok Rudijanto, MM sebagai Kabag administrasi Pembangunan, dr.Piranto
Triadmodjo Barus, SH sebagai kepala bidang pelayanan medis dan penunjang medis
pada RSUD dr. Soedomo Trenggalek.
Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa pelantikan ini selain
untuk mengisi kekosongan juga dimaksudkan untuk menghindari potensi stagnasi
dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas – tugas pemerintahan dan
pelayanan publik agar tetap berjalan, terutama yang terkait dengan tugas dan
fungsi pemerintahan.
Selain itu juga disampaikan kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran
pejabat setiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan organisasi
dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan
bagian dari pola pembinaan karier pegawai.” Pelantikan ini hendaknya dimaknai
terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan
figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu”,pinta Bupati.
Bupati juga berpesan kepada semua pejabat untuk memiliki kemampuan menjabarkan kebijakan pemimpin, penguasaan bidang tugas, serta mempunyai kepekaan mengidentifikasi masalah dan memecahkan masalah dengan baik, cepat, dan tepat serta kemampuan mengambil langkah antisipatif terkait dengan tugas dan tanggung jawab yang telah di embannya.