Pada kesempatan ini, Purwida Lilik Hariyati Asisten
Program AIPD Jatim dalam laporannya menyampaikan bahwa pelimpahan kewenangan
untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat adalah sejalan dengan percepatan
pencapaian pembangunan milenium (MDG’s) di Tahun 2015 sebagaimana yang
dicanangkan Indonesia bersama 189 negara anggota PBB lainnya. Tantangan
terberat dalam mencapai tujuan ini yakni kesiapan dan kemampuan daerah untuk
meningkatkan akses dan mutu layanan, khususnya sektor pendidikan dan kesehatan.
Jangankan akses dan mutu layanan yang sesuai dengan skema MDG’s untuk dapat
memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) saja, merupakan pekerjaan rumah yang
saat ini belum juga tuntas di beberapa wilayah.”Ungkapnya
Dr. Ir. H. Mulyadi WR. MMT Bupati
Trenggalek dalam sambutannya
menyampaikan peningkatan kualitas pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Trenggalek dari
tahun ke tahun telah memberikan kontribusi positif pada peningkatan
pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini dapat dicapai berkat adanya komitmen
yang kuat, kreatifitas, inovasi dan terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek yang
mendapat dukungan dari pihak Australia Indonesia
Partnership For Decentratation (AIPD), masyarakat dan jajaran SKPD dalam
mengimplementasikan kebijakan di bidang pelayanan publik untuk mengidentifikasi penyebab dan solusi penanganan
keluhan masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan dalam rangka
menghasilkan skema perbaikan dan rekomendasi dengan akses dan mutu pelayanan
yang lebih baik.”Ujarnya
Selain itu, dalam kegiatan
ini Bupati mengharapkan dapat dicapai tersusunnya draft janji perbaikan
(solusi) internal dalam rangka memperbaiki layanan di unit layanan kesehatan
dan pendidikan sasaran serta ada penyepakatan RTL untuk pelaksanaan lokakarya
penandatanganan janji dan rekomendasi.”Imbuhnya