Seperti
biasanya dimana setiap terselenggara pemilihan baik pemilihan legislatif, Pemilu Presiden maupun Pemilu Kada Bupati Trenggalek selalu melakukan sidak ke TPS.
Begitu juga halnya pada 9 Juli 2014 yang bertepatan dengan Pilpres yang
diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia Bupati Dr.Ir.H. Mulyadi WR, MMT
beserta seluruh anggota Forkopimda melakukan sidak dibeberapa TPS yang
tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.
Dalam
sidak pemilihan Presiden kali ini dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama terdiri Bupati Trenggalek,
Kapolres, Dandim 0806 melakukan sidak di Kecamatan Trenggalek yaitu di
TPS 06 Kelurahan Ngantru, TPS 04 Desa Gondang Kecamatan Tugu, TPS 04
Desa Kerjo Kecamatan Trenggalek, TPS 04 Desa Suruh Kecamatan Suruh. Sedangkan kelompok dua terdiri dari
Asisten I, Wakapolres, Kasdim 0806,Kepala Bapemmas, SKPD melakukan sidak di TPS 02 Desa
Bendoagung, TPS 04 Desa Gandusari Kecamatan Gandusari, TPS 01 Desa Ngadisuko
Kecamatan Durenan, TPS 01 Desa Ngetal Kecamatan Pogalan.
Dari hasil pantauan terlihat
bahwa tingkat partisipasi warga
masih tinggi dan coblosan
berjalan dengan aman. Rata-rata untuk tingkat kunjungan ini tidak
kurang dari 50 % prosen, yang
artinya minat warga dalam menentukan Presiden cukup tinggi. Bahkan kesiapan panitia pemilihan sudah
terlihat dari pagi,dari desa yang di kunjungi semua berjalan lancar.
Pihak panitia sudah bekerja
maksimal agar para pemilih ini tetap bisa menggunakan hak suaranya tanpa adanya
paksaan.
Seperti
di TPS 04 Desa Kerjo Dari DPT sebanyak 541 sekitar jam sepuluh sudah sebanyak
241 yang terdaftar datang untuk mencoblos. Di TPS 04 Desa Suruh dari DPT
sebanyak 400 sekitar pukul 10.30 sebanyak 234 yang sudah datang untuk mencoblos.
Di TPS 01 Desa ngadisuko dari DPT 427 sekitar pukul 10.00 sebanyak 277 yang melakukan pencoblosan.
Bupati
Trenggalek meminta warga untuk tidak
golput atau golongan putih, sehingga bisa menentukan arah bangsa ini untuk lima
tahun mendatang.
“ Saya minta dan himbau warga untuk tidak golput dan memilih sesuai dengan hati nurani. Dengan ikut memilih, maka warga ikut menentukan nasib bangsa ini lima tahun ke depan,” tegasnya.
“ Saya minta dan himbau warga untuk tidak golput dan memilih sesuai dengan hati nurani. Dengan ikut memilih, maka warga ikut menentukan nasib bangsa ini lima tahun ke depan,” tegasnya.