Kegiatan
buka bersama yang di gelar di kantor BNN yang bertempat di Jalan I Gusti Ngurah
Rai ini juga mengajak anak – anak yatim piatu untuk saling bersilaturohim.
Disampaikan juga
BNN adalah
sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementerian
(LPNK) Indonesia
yang mempunyai tugas melaksanakan pemerintahan di bidang pencegahan,
pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap psikotropika,
prekursor, dan bahan adiktif lainnya
kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol atau yang di singkat ( P4GN ).
“
kepada semua staf BNN Made berpesan agar
semua menjadi contoh yang baik kepada masyarakat dan jangan sampai terjerat
narkoba,” Tegas Made sapaan akrab Kepala BNN
Lebih
lanjut Bupati Trenggalek dalam sambutannya menerangkan bahwa peran BNN
sangatlah penting. “ Hingga kini penyebaran narkoba sudah
hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan
mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkap
Bupati.
Di
Indonesia sendiri , perkembangan pencandu narkoba semakin pesat. Para pencandu
narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia
tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar.
Di
akhir sambutannya Bupati meminta kepada seluruh warga dan orang tua untuk
selalu memberi pengawasan kepada putra putrinya sehingga tidak hanya
menggantungkan BNN dalam memerangi bahaya Narkoba ini.
“Tolong
agar dari BNN Trenggalek mengadakan sosialisasi kepada pelajar juga kepada para
orang tua, sehingga orang tua tau tanda – tanda awal jika anak mulai memakai atau sudah
menggunakan Narkoba”, Pinta Bupati kepada Kepala BNN Kabupaten Trenggalek.