Upku Mukti Utomo Desa
Sambirejo Kecamatan Trenggalek yang berdiri sejak tahun 2005 telah berhasil masuk sepuluh besar
dalam penilaian unit pengelola keungaan dan usaha tingkat Propinsi Jawa Timur . Kamis, 05 Juni
2014 tim gabungan yang terdiri dari Bapemmas Propinsi, Bappeda Provinsi dan
praktisi dari Universitas Brawijaya melakukan penilai secara langsung ke UPKu Mukti Utomo.Dalam penilaian kali ini tim di dampingi oleh Sekretaris
Bapemas Pemdes, Sekcam Trenggalek, juga BPD Sambirejo.
Terdapat lima aspek penilaian yang akan menentukan UPKu Mukti Utomo
dapat meraih rangking pertama. Aspek tersebut
diantaranya aspek operasional yang didalamnya menyangkut tentang tingkat
pengelolaan modal, dan yang kedua aspek manajemen yaitu tentang pengelolan
administrasi pembukuan keuangan, aspek keunggulan yaitu seberapa kuat Upku
Mukti Utomo dapat bertahan untuk
melangsungkan usahanya, aspek kreativitas yaitu tentang sejauh mana UPKu ini dapat
menciptakan kreativitas baru yang menjadikan Mukti Utomo bisa bertahan sampai 9
tahun. Dan yang terakhir yaitu aspek dampak nyata terhadap masyarakat Sambirejo
sejak berdirinya UPKu Mukti Utomo ini.
Sementara
itu sekretaris badan Pemdes Trenggalek Syafar Musyafak sangat berharap UPKu Mukti Utomo bisa meraih prestasi yang terbaik sehingga nantinya bisa
menjadikan desa
percontohan untuk desa-desa yang lain untuk ikut serta
mengelola UPKu yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.” Hal tersebut
senada dengan apa yang telah diserukan oleh Bupati Trenggalek untuk mengajak semua pihak bisa mendukung
usaha yang membantu rakyat miskin, karena mengingat usaha mikro kecil merupakan pilar utama ekonomi yang bisa
di jadikan tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan perekonomian rakyat,” pungkas Syafar.