Mengawali acara
suguhan tarian asli Trenggalek Turonggo Yakso yang dibawakan oleh grup kesenian dari siswa siswi SD Malasan membuat suasana nampak lebih meriah. Dilanjutkan dengan sambutan Ny. Penny Mulyadi selaku ketua Tim Penggerak
PKK Kabupaten Trenggalek diantaranya disampaikan bahwa sebagai wadah aktivitas
sosial kemasyarakatan, gerakan PKK telah ikut mendukung proses pembangunan
bangsa. Ini dibuktikan dengan adanya pengakuan dan penghargaan dari
lembaga-lembaga nasional maupun intenasional .
Melalui
peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK, Ny. Penny Mulyadi meminta semua jajaran Tim
Penggerak PKK untuk introspeksi diri dan mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan
oleh PKK selama setahun ini. Evaluasi ini tidak hanya keberhasilan yang
dicapai, tetapi juga masalah dan hambatannya, kemudian dicari solusi untuk
dijadikan tonggak agar melangkah lebih baik lagi pada tahun berikutnya.
Dalam kesempatan ini
juga disampaikan beberapa penghargaan diantaranya penghargaan yang diberikan
kepada kader masa bakti lebih dari 15 tahun.Hadiah lomba desa, hadiah lomba 10
program pokok PKK Desa, dan penghargaan lomba puskesmas bersih, indah, sehat,
dan bersahabat.
Dalam kesempatan yang
sama Bupati Trenggalek menyambut baik dengan diadakannya Bulan Bhakti Gotong
royong masyarakat ke 11 dan hari Kesatuan Gerak PKK ke 42 ini karena masyarakat
dapat melakukan kegiatan kegiatan pembangunan yang ada di Desa dan Kelurahan
dengan rasa kebersamaan dan gotong royong .
Puncak Bulan Bhakti
Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-11 dan hari Kesatuan Gerak PKK ke-42
Kabupaten Trenggalek tahun 2014 yang mengusung Thema “ Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Dan Hari Kesatuan Gerak PKK
Kita Tingkatkan Partisipasi Keluarga Dalam Pembangunan Untuk Mewujudkan
Masyarakat Yang Berintegrasi Dan Mandiri ”,tema ini dimaksudkan untuk memberikan semangat
dan motivasi baru kepada segenap komponen masyarakat dan pemerintah untuk
menghadirkan sinergitas yang semakin mantap diantara berbagai pemangku
kepentingan pembangunan untuk bersama-sama mengakselerasi pemberdayaan dan
pembangunan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Trenggalek .
Gotong royong dan
pola partisipatoris dalam pembangunan di Kabupaten Trenggalek telah dilakukan secara menyeluruh dengan
mengikutsertakan seluruh masyarakat, dalam penyusunan perencanaannya mulai dari
tingkat Rt/Rw, Desa, Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten.
“Melalui
pendekatan gotong royong dan pola partisipatoris inilah Kabupaten Trenggalek juga berhasil mendapatkan penghargaan dari Bapak
Presiden Republik Indonesia, salah satunya berupa Adipura untuk seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek.
Semoga kedepan kota tempe kripik ini dapat mencapai prestasi di bidang bidang
pembangunan lainnya yang lebih banyak lagi”harap Bupati sekaligus mengakhiri
sambutannya .