Guna memberikan tambahan bekal bagi
guru untuk menyelenggarakan MOS (Masa Orientasi Siswa) yang ramah anak dalam
konsep ramah anak. Senin, 2 Juni 2014 bertempat di gedung Bhawarasa
Kabupaten Trenggalek telah diselenggarakan Pelatihan MOS Ramah Anak Bagi Guru
Pendamping MOS Tingkat SLTP dan SLTA. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 4
hari yakni mulai tanggal 2 S/d 5 Juni 2014 dan dihadiri oleh Bupati Trenggalek,
Kepala BPPPAKB dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Trenggalek,
Kepala Kemenag Kab. Trenggalek, Nara sumber dari pelatihan MOS Provinsi Jawa
Timur serta seluruh peserta pelatihan.
Sementara itu, Bupati Trenggalek Dr.
Ir. H. Mulyadi WR.MMT sekaligus membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya
mengatakan dalam permasalahan anak adalah permasalahan kita bersama. Secara
fisik, ekonomi dan sosial, anak – anak belum berdaya menghadapi kehidupan
konsumerisme yang makin meningkat, menurunnya tata nilai kehidupan, nilai kebangsaan
dan degradasi moral serta berbagai tindak kekerasan dilingkungan
sekolah, lingkungan keluarga yang tentu merugikan perkembangan jiwa anak – anak
secara langsung maupun tidak langsung. Untuk mewujudkan Kabupaten layak anak,
maka Pemerintah Kabupaten akan melakukan berbagai upaya pengintegrasian isu –
isu perlindungan anak ke dalam dokumen perencanaan pembangunan.
Masa orientasi bagi peserta didik baru
harus diarahkan untuk menyiapkan proses pembelajaran bagi siswa baru, mulai
dari pengenalan lingkungan sekolah, sarana prasarana sekolah dan
pemanfaatannya, sistem pembelajaran, guru dan model pembelajaraannya, serta
daya dukung pembelajaran. Bukan ajang perpeloncoan, kegiatan yang meneror fisik
maupun psikis yang mana itu tidak ramah anak dan mengancam anak.”Ungkapnya