Gerakan
Memasyarakatkan Makan Ikan atau Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah
disamping merupakan upaya meningkatkan status gizi masyarakat terutama
anak-anak sekolah juga merupakan salah satu mata rantai penyerapan hasil
peningkatan produksi perikanan. Akibat peningkatan produksi tersebut maka
konsumsi ikan oleh masyarakat Trenggalek sangat penting dipacu pertumbuhannya
antara lain melalui upaya-upaya penyediaan pasar ikan dan sarana pemasaran
bergerak, dan menumbuhkan rumah makan yang menggunakan ikan. Melalui Dinas
Kelautan dan Perikanan Kab. Trenggalek melakukan berbagai upaya untuk
mensosialisasikan Gerakan Makan ikan. Salah satu kegiatan yang digelar adalah
"Safari Gemarikan Bersama Anak - anak Sekolah Dasar dan Madrasah
Ibtidaiyah Se Kecamatan Durenan. Selasa, 17 Juni 2014 yang dilaksanakan
di Balai Desa Gador Kecamatan Durenan dan dihadiri oleh Bupati
Trenggalek beserta Ny. Penny Mulyadi selaku ketua Forikan Kabupaten Trenggalek dan
anggota, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Muspika Durenan dan para Kepala
Sekolah SD, MI serta Kepala Desa se
Kecamatan Durenan.
Pada
kesempatan tersebut, Ny. Penny Mulyadi selaku ketua Forikan Kabupaten
Trenggalek dalam laporannya menyampaikan gizi dan manfaat makan
ikan bagi kesehatan, serta himbauan bagi semua anak-anak dan orang tua agar
membiasakan sedari dini untuk memberi makan ikan kepada anaknya. Salah satu
upaya yang paling efektif adalah dengan memberikan pemahaman secara dini kepada
anak-anak melalui kegiatan yang sedang kita laksanakan ini serta dapat
memberikan dampak positif, khususnya dalam hal merubah pola pikir yang awalnya
mengkonsumsi daging, kemudian berubah memilih ikan sebagai lauk pauk utama.
Dr.
Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek sekaligus membuka kegiatan tersebut
dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Trenggalek memiliki potensi kelautan dan
perikanan yang luar biasa. Mempunya laut dengan pantai sepanjang 96 km, wilayah
laut 4 mil seluas 71.117 ha dan ZEE 3.555.850 ha, ditambah area budidaya yang
cukup luas, sehingga ketersediaan ikan cukup melimpah, baik laut maupun tawar,
seperti tuna, layur, cakalang, tengiri, tongkol, lemuru, kuwe, lemadang,
lobster, lele, nila, gurami dll. Tidak terkecuali di Kecamatan Durenan yang
merupakan sentra budidaya lele dan gurami.
Namun
demikian, tingkat
konsumsi ikan Kabupaten Trenggalek masih tergolong rendah. Di Tahun 2013 masih 22,66
kg/kapita/th, masih jauh dari standard nasional yakni 36 kg/kapita/th.Meskipun
tingkat konsumsi ikan terus meningkat seiring dengan berbagi upaya yang kita
laksanakan bersama.”Ungkapnya
Selain itu, jadikan ikan sebagai MENU UTAMA keluarga
dengan diolah menjadi hidangan yang bervariasi dan menggugah selera. Mari
wujudkan keluarga yang sehat dan cerdas dengan konsumsi ikan mulai saat ini.