Pagi hari
yang cerah, Minggu 18 Mei 2014 Keluarga
Besar SMKN 2 Trenggalek, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-10 mengadakan
kegiatan Sepeda Santai dengan mengambil start depan “Pendopo Manggal Praja
Nugraha” yang diikuti oleh seluruh siswa-siswa SMKN 2 Trenggalek bersama para
guru dan pegawai SMKN 2 Trenggalek. Sekda Trenggalek yang di dampingi Kepala
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kabag Humas dan Protokol melepas secara
resmi Sepeda Santai dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-10 SMKN 2 Trenggalek
tersebut. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang sudah dilaksanakan
sejak ulang tahun ke 4 SMKN 2 Trenggalek. Adapun untuk ulang tahun yang ke-10
ini, sengaja diadakan bersamaan dengan “Car Free Day” sebagai salah satu bentuk
partisipasi dan dukungan penuh dilaksanakannya program Car Free Day ini serta
selai menjadi wahana berolahraga juga dapat membantu mobilitas yang murah dan
tanpa menimbulkan pencemaran udara berupa gas buang yang sangat berbahaya bagi
kehidupan manusia.
Pada
kesempatan tersebut, Sekda Trenggalek Drs. Ali Mustofa M.Si dalam sambutannya
menyampaikan ucapan selamat berulang tahun kepada seluruh keluarga besar SMKN 2
Trenggalek, yang hari ini SMKN 2 Trenggalek genap berusia 10 Tahun. Mudah –
mudahan SMKN 2 Trenggalek semakin berjaya dan lebih meningkat pelayanan
pendidikannya kepada masyarakat di waktu yang akan datang.”Ungkapnya
Usia 10
Tahun bagi institusi sekolah adalah usia yang strategis untuk berkembang, maka
saya berharap perkembangan SMKN 2 Trenggalek ke depan harus bisa menjawab
tantangan jaman dan kebutuhan masyarakat Trenggalek di masa depan.
Selain itu,
tenaga terampil dari berbagai negara ASEAN bisa dengan mudah masuk ke Indonesia,
begitu sebaliknya. Dengan demikian perlu kita siapkan tenaga trampil dan
kesiapan bekerja bagi anak-anak muda ke depan. Hal ini sejalan dengan kebijakan
Kemendikbud RI yang terus berupaya menambah jumlah Sekolah Menengah Kejuruan,
sehingga secara ideal nanti diharapkan komposisi jumlah SMK 70% dan SMA 30%
pada pendidikan menengah. SMK sebagai wahana pendidikan yang mempersiapkan
tenaga trampil harus bisa menghasilkan lulusan yang prima agar bisa bersaing
dengan tenaga trampil dari luar negeri dan memenuhi tenaga yang dibutuhkan
untuk pembangunan Kabupaten Trenggalek di segala bidang.