Untuk
melihat kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional tersebut, Bupati Trenggalek Dr. Ir. H.
Mulyadi WR. MMT didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Wakapolres, Kasat
Pol PP, Ka Kesbangpol, dan Kabag Humas, mengunjungi beberapa SMP diantaranya
adalah SMPN 1 Trengggalek, SMPN 2 Trenggalek, dan SMPN 1 Pogalan.
Ketika mengunjungi SMPN 1 Trenggalek, Kepala
Sekolah melaporkan bahwa jumlah siswa
kelas IX yang mengikuti ujian nasional sebanyak 258 siswa, semua hadir, dan 26
siswa gabungan dari SMP Ma'arif Trenggalek, sebanyak 25 orang sedangkan 1 orang berhalangan
untuk hadir. Di SMPN 2 Trenggalek, Bupati beserta rombongan disambut oleh
Kepala Sekolah, Drs. Bambang Sutikno, M.Pd, menurut keterangannya jumlah siswa
yang mengikuti ujian sebanyak 187 siswa
hadir semua. Sekolah terakhir yang dikunjungi pada pelaksanaan ujian nasional hari
pertama adalah SMP Negeri 1 Pogalan, kepala sekolah melaporkan bahwa di SMPN 1
Pogalan siswa yang mengikuti ujian sebanyak 258 dan semua siswa hadir.
Ketika diwawancarai sejumlah wartawan usai
monitoring di SMPN I Pogalan, Bupati menyatakan bahwa kegiatan Unas secara umum
berjalan baik dan lancar. Memang ada permasalahan seperti yang terjadi di SMPN
1 Trenggalek, ada beberapa siswa sekitar 50 siswa yang salah satu soalnya tidak
ada, yaitu pada nomor 13. Namun hal ini sudah dikoordinasikan ke provinsi, bisa
terus dilanjutkan dan sudah ada jaminan dalam hal penilaian. “Namun demikian meskipun
sudah ada jaminan dari provinsi, dalam pengiriman lembar jawaban harus disertai
dengan berita acara tersendiri” kata Bupati.