Drs.Pariyo Kepala BKD Kab. Trenggalek melaporkan
peserta yang mengikuti Diklat PIM IV ini sejumlah 30 orang terdiri dari
para pejabat eselon IV dengan perincian 20 orang peserta putra dan 10 orang
peserta putri dari SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini
diselenggarakan dengan tujuan agar peserta dapat meningkatkan kualitas karakter
kepemimpinan yang diindikasikan dengan kemampuan pengelolaan kualitas diri,
khususnya pada kemampuan beringtegritas dan beretika sesuai dengan nilai
sosial, budaya, etika profesi dan norma-norma organisasinya serta kualitas
kemampuan manajemen stratejik, manajerial dan pemberdayaan yang ditandai
dengan kemampuan dalam menjabarkan visi, misi dan program organisasi.
Sementara
itu, Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT Bupati Trenggalek dalam sambutannya mengatakan bahwa
guna memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada
masyarakat perlu senantiasa dilakukan upaya perubahan dan perbaikan-perbaikan
kinerja disemua aspek penyelenggaraan pemerintahan sehingga dapat mewujudkan Kabupaten
Trenggalek kedepan yang lebih bermartabat. Perubahan dan perbaikan tersebut
meliputi disiplin, etos kerja dan kompetensi pegawai diiringi kerja keras
sehingga dapat bekerja secara lebih produktif. Oleh karenannya pengembangan SDM
perlu dilaksanakan secara berkesinambungan. Salah satu upaya pengembangan SDM
tersebut adalah pendidikan dan pelatihan, yang dapat dijadikan katalisator
dalam pengembangan wawasan, pengetahuan, dan peningkatan kompetensi aparatur
menjadi lebih profesional dalam performa kinerjanya.”Ungkapnya
Diakhir
sambutannya, Bupati menekankan kepada para peserta diklat bahwa Diklatpim yang
diikuti ini salah satu tahapan pengembangan kualitas aparatur. Dan untuk
mewujudkan pemenuhan kompetensi jabatan struktural. Diklatpim ini bukan sekedar
untuk memenuhi persyaratan administratif/formalitas belaka, namun akan dapat
membawa dampak yang riil bagi peningkatan kinerja para pejabat pemerintah
melalui penambahan wawasan, pengetahuan, dan pembentukan sikap mental. Jabatan
eselon IV adalah posisi yang strategis sekaligus diharapkan mampu berkontribusi
besar terhadap kelancaran tupoksi di masing-masing SKPD. Pejabat eselon IV
dituntut mampu dan terampil mengerjakan tupoksi, sekaligus jembatan komunikasi
antara staf dengan pejabat eselon III dan eselon II.