laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

23 April 2014

Sekda Trenggalek Hadiri Launching Buku Kajian PERA



Sebagai upaya untuk membantu Pemerintah  Kabupaten Trenggalek dalam meningkatkan kinerja pengolahan keuangan daerah, meingkatkan pengelolaan pendapatan daerah, meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran serta berkontribusi dalam kinerja pembangunannya di sektor-sektor strategis. Kamis, 17 April 2014 telah diselenggarakan acara Launching Buku Kajian PERA (Public Expenditure And Revenue Analysis/Analisis Penerimaan dan Pengeluaran) Kabupaten Trenggalek Tahun 2013. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Trenggalek, Ketua AIPD Pusat, Ketua Yayasan BAKTI serta seluruh Para Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Trenggalek.

Pada kesempatan ini, Danim Nasution Ketua AIPD Pusat dalam laporannya menyampaikan buku kajian ini merupakan hasil kerjasama yang erat antara fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Airlangga dan peneliti senior dari Universitas Hasanuddin – Bakti Makasar, AIPD dan Australian Aid, Bappeda Trenggalek berperan penting dalam memfasilitasi seluruh proses pembuatan buku kajian ini dan sangat mengapresiasi pada Kabupaten Trenggalek dari 4 (Empat) Kabupaten, Trenggalek mempunyai IPM yang tertinggi. Bahkan hebatnya lagi ini diatas rata-rata Jatim dan Nasional. Selain itu, sektor pertanian, perdagangan hotel dan restoran meupakan penggerak utama perekonomian Kab. Trenggalek. Sedangkan Transformasi ekonomi di Kab. Trenggalek berlangsung dari sektor primer ke sektor tersier. Walaupun demikian, saya lihat juga di Kab. Trenggalek memiliki potensi yang menonjol di sektor kelautan dan perikanan, pertambangan dan pariwisata. Selama kurun waktu 5 tahun, perekonomian Trenggalek tumbuh relatif stabil dan cukup kuat, namun masih tetap berada di bawah Jatim.”Ungkapnya

Sementara itu, Drs. Ali Mustofa M.Si Sekretaris Daerah Trenggalek sekaligus membuka acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan bahwa analisis belanja dan pendapatan daerah publik ini sangat relevan dan penting untuk dijadikan sebagai referensi dalam mendukung keberhasilan pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Trenggalek. Hasil kajian ini juga menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek selalu meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan di sektor pendidikan, memberi prioritas pada isu kesehatan ibu dan anak, memberikan perhatian yang lebih besar kepada buruh tani, dan meingkatkan keahlian Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja di luar negeri agar memiliki yang lebih baik. Demikian juga, program pengurangan risiko bencana yang perlu terus ditingkatkan mengingat sebagian besar wilayah Kabupaten Trenggalek berada pada daerah rawan banjir dan tanah longsor.

Selain itu, Sekda Trenggalek juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tim peniliti dari fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Airlangga dan peneliti senior dari Universitas Hasanuddin – Bakti Makasar yang telah bekerja keras untuk terwujudnya buku Kajian ini. Sekda berharap buku Kajian ini dapat bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan dapat menjadi sumbangsih pengetahuan bagi pemerintah daerah kabupaten lain, para pemangku kepentingan di pusat dan daerah serta pemerhati keuangan dan pembangunan daerah. Di masa yang akan datang, peran Kabupaten Trenggalek akan menjadi lebih penting sebagai jalur penghubung Pulau Jawa dan Bali serta dapat berkontribusi pada pengelolaan daerah dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.”Imbuhnya

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video