Sementara itu BNPB pusat mencatat
terdapat 115 lokasi di kabupaten/kota dari 19 provinsi di Indonesia akan
berpotensi terjadi tsunami. Tinggi potensi tsunami 0-0,5 meter. Waktu
kedatangan tsunami pada Kamis (3/4) pukul 05.11 WIB hingga 19.44 WIB.
Menindaklanjuti himbauan PNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) tersebut tentang dampak kemungkinan
terjadinya sunami di pesisir pantai, Bupati Trenggalek di dampingi
kepala dinas Perkimsih, Kepala Disporapari, Kabag Humas dan Protokol serta Muspika Watulimo Kamis, 03 april 2014 langsung
bergegas ke Pantai Prigi untuk memastikan situasi di sekitar pesisir pantai
Sesampainya disana Bupati beserta rombongan singgah sejenak di Kecamatan
Watulimo juga di Desa Tasikmadu. Seperti di ungkapkan kepala desa Tasikmadu
Riyono sesaat ketika ditemui diruangannya menyampaikan bahwa himbauan tentang
terjadinya sunami sudah disampaikan melalui masjid-masjid sejak pagi. “
Diharapkan semua warga yang bertempat di sekitar pesisir pantai untuk
meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya tsunami”, Ungkap Riyono. Setelah di pantau ternyata tsunami tidak terjadi di pantai Prigi, hanya saja
sekitar pukul 08.00 WIB terdapat ombak yang agak besar akan tetapi tidak
sampai menimbulkan kepanikan warga.
Dalam sidak ini Bupati beserta rombongan juga menyempatkan berkunjung ke
tempat wisata pantai Simbaronce sebelah timur pantai Karanggongso. Pantai simbaronce
merupakan salah satu perluasan kawasan
wisata pantai baru. Pantai Simbaronce juga memiliki keindahan yang luar biasa.
Menurut Bupati tempat ini sangat luar biasa tetapi harus ditata lagi untuk
mendapatkan tempat wisata keluarga yang indah.“ tahun 2015 diharapkan kawasan Simbaronce sudah di tata, dipafing dan diberikan pagar pembatas pantai” ,tutur
Bupati kepada kepala Disporapari Joko Irianto.