Pangan dan gizi merupakan salah satu
unsur yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan sumber daya manusia
yang berkualitas. Oleh karenanya untuk menyesun kebijakan perencanaan
pembangunan dibidang pangan dan gizi, diperlukan informasi yang akurat untuk
mewujudkan pola pangan harapan (PPH).
Seperti yang di sampaikan Ir.
Nurhadi Setiyono M.Si Kepala Kantor Ketahan Pangan Trenggalek dalam sambutannya
Pola Pangan Harapan mencerminkan susunan konsumsi pangan anjuran untuk hidup
sehat, aktif dan produktif.Untuk setiap tahunnya skor PPH bisa terus meningkat.Untuk target skor PPH tahun
2014 mencapai 90 sedangkan untuk ukuran idealnya 100. “Semoga skor PPH tahun 2015 bisa mencapai 95,” harap
Nurhadi.
Ajakan senada juga disampaikan kepada para ibu-ibu Tim Penggerak PKK
Kabupaten, Kecamatan dan Desa untuk berperan aktif memberikan pencerahan atau
mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya program pelaksanaan
percepatan penganekaragaman konsumsi pangan (P2KP). “ Mari kita mulai dari
sekarang untuk mengubah pola makan dari nasi ke bahan lain yang mengandung
nilai Gizi yang sama, misal jagung, sukun, ubi, singkong, kentang, sehingga
tingkat konsumsi beras per tahun dapat diturunkan 1,5 persen dan kita lakukan
optimalisasi lahan pekarangan untuk pengembangan usaha pengolahan pangan lokal”,
tegas Kepala Kantor Ketahanan Pangan.