Rabu,
9 April 2014 rakyat Indonesia secara serentak menggunakan hak pilihnya untuk
memilih para calon legislatif yang nantinya akan mewakili mereka di
parlemen.Hasil pemilihan umum hari ini akan sangat berpengaruh dalam pemilihan
Presiden mendatang. Pasalnya, jumlah kursi yang didapat partai akan bisa
menentukan langkah-langkah strategis siapa yang akan diusung menjadi Presiden
maupun wakil Presiden.
Hari
itu juga Bupati Trenggalek Dr.Ir Muyadi, WR.MMT dan Wakil Bupati Kholiq SH,M.Si
memantau secara langsung jalannya pemilihan, pantauan yang dilakukan bersama
Kapolres, Dandim 0806,asisten I dan II, Kejari Trenggalek, Ketua PN
Trenggalek,Sekretaris Daerah ,SKPD di
bagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama terdiri Bupati Trenggalek, Kapolres,
Dandim 0806, Sekretaris Daerah dan SKPD melakukan pemantauan TPS di Kecamatan
Trenggalek, Kecamatan Karangan, Kecamatan Tugu,dan barakhir di Kecamatan suruh.
Sedangkan kelompok dua terdiri dari Wakil Bupati Wakapolres,
Wakajari Trenggalek, Wakil Ketua PN Trenggalek, Asisten II, Kelompok ini
melakukan sidak di Kecamatan Pogalan, Kecamatan Durenan, dan Kecamatan Gandusari
dan terakhir di Kecamatan Kampak.
Di
Kabupaten Trenggalek terdapat 1635 TPS yang tersebar di seluruh Kecamatan,
dengan jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 555.440.Dari TPS yang di pantau
Bupati Trenggalek beserta rombongan mulai dari TPS 05 Kecamatan Trenggalek, TPS
03 Desa Buluagung, TPS 04 Desa Nglongsor, TPS 05 Desa Gondang juga TPS11 Desa
Suruh sekitar pukul 10.00 WIB semuanya sudah diatas 50 persen jumlah pemilih
yang menggunakan hak suaranya. Hal serupa juga terjadi ketika rombongan Wakil
Bupati melakukan sidak di TPS 01 Desa Ngetal, TPS 05 Desa Kendalrejo, TPS 04
Desa Gandusari, TPS 07 Desa Wonoanti, dan TPS 06 Bendoagung.
Diungkapkan
Bupati Trenggalek besarnya minat pemilih
untuk menggunakan hak suaranya,
menunjukan bahwa masyarakat sudah mulai sadar tentang demokrasi yang
terselenggara di Indonesia. “ semua tidak akan melewatkan momen ini karena
dengan pemilihan ini nantinya bisa memilih wakil rakyat yang duduk di
legislatif yang akan mewakili suara rakyat dalam menyampaikan aspirasinya lima
tahun kedepan,” imbuh Bupati.
