Selain Kegiatan Pelatihan Pemutakhiran Rumah Tangga Usaha Pertanian,
BPS Trenggalek juga melaksanakan kegiatan Sensus Potensi Desa 2014. Kegiatan ini
berlangsung selama 1 bulan, tepatnya mulai tanggal 1 s.d 30 April 2014. Di
Kabupaten Trenggalek Sensus Potensi Desa
2014 akan dilaksanakan di 152 desa dan 5 Kelurahan serta melibatkan 22 petugas
pencacah lapangan dan 8 petugas pengawas lapangan, dari Karyawan BPS dan Mitra
BPS.
Sensus Potensi Desa 2014
meliputi berbagai hal diantaranya tentang, keterangan umum desa/keluranan, kependudukan
dan ketenagakerjaan, perumahan dan lingkungan hidup, bencana alam, pendidikan
dan kesehatan, sosial budaya, hiburan dan olahraga, angkutan, komunikasi dan
informasi, penggunaan lahan, ekonomi, keamanan, program pemberdayaan masyarakat
serta otonomi dan keterangan mpemerintah desa/kelurahan.
Kepala
BPS menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan data tentang keberadaan dan
perkembangan potensi yang dimiliki desa/kelurahan, menyediakan data bagi
keperluan updating klasifikasi/tipologi desa, menyediakan data pokok bagi
penyusunan ststistik wilayah kecil, selain itu untuk menyediakan data bagi
penyusunan berbagai analisis seperti identifikasi dan penentuan desa
tertinggal. Disamping kegiatan sensus potensi desa 2014 juga diadakan sensus potensi Kecamatan dan
sensus potensi Kabupaten.
“
Dengan diadakannya Sensus Potensi Desa 2014, kami dari jajaran BPS Kabupaten Trenggalek
mengharapkan peran serta Kepala Desa dan jajarannya untuk bisa membantu petugas
BPS dalam mendapatkan data yang diperlukan. Data sesuai dengan kondisi yang ada
di desa dengan harapan memperoleh data yang benar dan berkualitas” harap Dandut
mengakhiri keterangannya.