Dalam
rangka menyambut Implementasi Kurikulum 2013 dimana kepramukaan menjadi
ekstrakurikuler wajib di sekolah/madrasah, sehingga titik tekan Kursus Pembina
Pramuka Mahir Tingkat Dasar ini adalah bagaimana kepramukaan itu benar-benar
dilaksanakan SD/MI oleh seorang pembina pramuka yang benar profesional dan
menjiwai dibidang pembinaan pramuka siaga. Sebanyak 407 Pembina Pramuka yang
terdiri dari berbagai Kwarran se Kwarcab Trenggalek telah mengikuti Kursus
Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, Jum’at 14 Maret 2014 yang dilaksanakan
oleh Kwarcab gerakan pramuka Trenggalek. Kursus ini diadakan selama 6 hari
mulai tanggal 14 s/d 20 Maret 2014 bertempat di Kwarcab Pramuka
Trenggalek. Kegiatan pembukaan diselenggarakan di Pendopo “Manggala Praja
Nugraha” yang ditandai dengan penyematan
tanda peserta dan penyerahan Tunggul
latihan kepada panitia.
Pada kesempatan ini, Darmanun S.Pd ketua
panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa Kursus Pembina Pramuka Mahir
Tingkat Dasar bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan juga wawasan para
pembina pramuka. Karena peranan gerakan pramuka dalam membentuk
generasi muda yang beriman, bertaqwa dan berbudi pekerti luhur sangat luar
biasa. Sehingga pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib disekolah.
“Kita
berharap setelah mengikuti kursus, para pembina pramuka dalam hal ini adalah
guru, akan semakin bertambah pengetahuan, wawasannya baik
tentang kepramukaan juga ketrampilan yang memadai sehingga mampu
memberikan pembinaan yang optimal di gugus depan masing-masing”, tuturnya
Lebih lanjut dikatakan kursus dilaksanakan dengan
strategi pembelajaran menggunakan alokasi dengan metode 10% teori dan 90%
praktek langsung.
Wakil Bupati Trenggalek Kholiq SH,M.Si dalam sambutannya mengajak para Pembina pramuka yang
mengikuti kursus ini harus bisa menjadi tauladan dan
pelopor di masyarakat, terutama membina dan menciptakan para generasi muda
sebagai kader bangsa yang taat beragama, berakhlak mulia, berdisiplin, mandiri
dan memiliki idealisme serta semangat kerja sama yang tinggi, kepada para
pelatih dari Pusdiklatcab Trenggalek supaya dapat
membekali para peserta KMD dan Orientasi kepramukaan ini dengan ilmu
pengetahuan kepramukaan secara maksimal agar pada pelaksanaannya di sekolah
nantinya dapat lebih baik lagi sebagaimana telah dicanangkannya Revitalisasi
Gerakan Pramuka oleh Bapak Presiden.’’Ungkapnya
“Telah kita ketahui dan rasakan
bersama bahwa sejak berdirinya tahun 1961 gerakan pramuka telah benyak
memberikan andil yang besar dalam rangka menyelamatkan dan menanamkan pada
generasimuda rasa nasionalisme,patriotisme serta cinta damai. Sebagai generasi
penerus pramuka harus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan
pengalaman agar pada saatnya nanti benar-benar menjadi generasi yang telah siap
menerima tongkat estafet penerus perjuangan bangsa serta penerus pembangunan di
negeri ini.