Kegiatan car free day yang
telah berlangsung beberapa pekan ini, sepertinya ditanggapi positif dan sangat
diminati oleh warga masyarakat Trenggalek yang merindukan tempat bebas dari asap kendaraan bermotor.
Seperti diungkapkan pengunjung car free day Nurina, semenjak di fungsikannya jalur car free day,
setiap hari minggu saya rutin mengikuti senam aerobik di alon – alon. “sekarang
tidak perlu kuatir kalau mau jalan-jalan memutari alon-alon karena sepeda motor
dan mobil tidak lalu lalang di jalan selama jam CFD berlangsung” ,imbuhnya.
Zona
penetapan kawasan car free day sendiri tertata dengan baik dan terbagi atas lima zona, hal ini bertujun
untuk memudahkan pengunjung untuk menikmati suasana CFD. Zona Utara meliputi
jalan alon-alon sampai depan kantor Sekreatiat Daerah untuk kawasan Kuliner.
Zona Timur meliputi jalan dan tempat parker sepeda, depan pendopo digunakan
untuk ajang kreatifitas anak dan senam khusus lansia. Zona Selatan meliputi
jalan selatan alon-alon sampai pertigaan pasar sore untuk pedagang kaki lima
non makanan. Zona Barat meliputi jalan dan tempat parker, depan masjid agung
digunakan untuk arena promosi dan layanan SKPD, BUMN, BUMD, perbankan dan
perusahaan swasta. Zona Tengah meliputi kawasan alon-alon digunakan untuk senam
aerobik, tempat olah raga.
Car free day yang diselenggarakan
di seputaran alon-alon sengaja difungsikan
untuk memberi ruang publik bagi masyarakat untuk membangun interaksi sosial
melalui olahraga yang mudah, murah dan rekreatif. Memberikan sarana prasarana
bagi anak untuk berkreasi dan berekreasi di kotanya sendiri. “Dan fungsi
yang tidak kalah penting lagi yaitu mengajak masyarakat dalam rangka ikut
berperan dalam program hemat BBM. Kegiatan ini tentunya juga akan berdampak
Trenggalek menjadi semakin ramai serta meningkatnya putaran ekonomi di
kota kripik ini.