Dzikir
dan Shalawat dapat memberikan pencerahan rohaniyah sekaligus diharapakan
memberikan dampak positif terhadap kualitas keimanan, dan keharmonisan bagi
umat Islam dan masyarakat Kabupaten Trenggalek. Alunan Dzikir dan Shalawat
menjadi pembuka peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Selasa, 28 Januari
2014 bertempat di Masjid Agung Baiturrahman diselenggarakan Acara Masjlis
Taklim dan Dzikir Jam’iyyah Shalawat Nariyah Mustaghitsu Al – Mughits Kabupaten
Trenggalek yang dihadiri oleh Wakil Bupati Trenggalek Kholiq SH M.Si, Almukarrom
KH. Moh. Shonhaji Nawal Karim Zubaidi (Udanawu dari Blitar), Para pengurus Jam’iyyah
Shalawat Nariyah se Exs Karisidenan Kediri dan serta para warga masyarakat yang
tergabung dalam Masjlis Taklim dan Dzikir Jam’iyyah Shalawat Nariyah
Mustaghitsu Al – Mughits.
Pada
kesempatan tersebut Wakil Bupati Trenggalek Kholiq SH M.Si dalam sambutannya
menyampaikan Dzikir dan Shalawat yang di selenggarakan ini, hendaknya tidak
sekedar di anggap sebagai acara seremonial semata, akan tetapi yang lebih
penting bagaimana dengan Dzikir dan Shalawat yang dilaksanakan ini mampu
memberikan perubahan yang lebih baik terhadap sikap keberagaman, sehingga
memandang agama bukan sekedar ibadah spritual semata, tetapi dikembangkan
kepada keshalehan sosial. Oleh karena itu, ada hal-hal yang harus diperhatikan
kita bersama: Dzikir dan Shalawat di harapkankan dapat memberikan pencerahan
bathin dan dapat menjernihkan hati, sehingga nantinya hal-hal yang baik dan
bermanfaat dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai upaya
dalam meningkatkan kualitas keimanan umat islam di Kabupaten Trenggalek.
Selain
itu, Wakil Bupati juga mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten
Trenggalek, agar dapat menyikapi perbedaan dengan arif dan bijaksana, dengan
tidak memperlebar perbedaan, akan tetapi senantiasa mencari persamaan diantara
perbedaan yang ada, serta yang paling penting agar selalu bersilaturrahim,
saling memaafkan antara satu sama lain atas segala kesalahan, kekhilafan dan
kekeliruan kita masing-masing, sehingga stuasi dan kondisi daerah yang telah
aman dan damai ini, dapat membawa kita kepada kerukunan hidup umat beragama
yang religius dan sejahtera.”Ungkapnya