Dalam
rangka mensukseskan penyelenggaraan pemilihan umum DPR, DPD dan DPRD pada
tanggal 9 April 2014 di Kabupaten Trenggalek mendatang, agar dapat dilaksanakan
secara efektif efisien berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur,
dan adil serta dapat berjalan lancar, aman dan kondusif, maka diperlukan
persamaan persepsi serta sinergitas yang kuat dan berkesinambungan antar
pemangku kepentingan pemilu dalam upaya pencapaian pelaksanaan pemilu yang
demokratis. Rabu, 19 Pebruari 2014 bertempat di Pendopo “Manggala Praja
Nugraha” telah diselen ggarakan acara Sosialisasi Pemantapan Aparatur dan
Masyarakat Terhadap Budaya Politik dan Demokrasi. Dan telah dihadiri oleh Bupati
Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT, Dandim 0806 Trenggalek, Kapolres
Trenggalek, Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek, Para Kepala
SKPD terkait pensuksesan penyelenggaraan
Pemilu di Kabupaten Trenggalek, Muspika serta
Ketua PPK dan Panwaslucam se Kabupaten
Trenggalek.
Pada kesempatan
tersebut, Sigid Agus Hari Basoeki, SH M.Si Asisten Pemerintahan dan Kesra dalam
laporannya menyampaikan maksud dan
tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pendidikan politik bagi pelaku,
penyelenggara pemilihan umum serta masyarakat sehingga dapat mewujudkan
parameter keberhasilan penyelenggaraan pemilu legislatif di Kabupaten
Trenggalek dan dapat berjalan lancar dengan aman, tertib berdasarkan asas luber
dan jurdil serta berpedoman utama pada budaya dan etika politik masyarakat Kabupaten
Trenggalek.
Sementara itu, Bupati
Trenggalek sekaligus
membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam
melaksanakan Pasal 126 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum, bahwa
Pemerintah Daerah agar memberikan bantuan dan fasilitasi penyelengaraan pemilu
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Maka untuk mendukung
penyelenggaraan pemilu 2014 di Kabupaten Trenggalek telah saya bentuk Tim
Fasilitasi Penyelengaraaan Pemilu Legislatif dan Tim Monitoring Penyelenggaraan
Pemilu legislatif sampai di tingkat desa dan kelurahan. Tim tersebut saya
tugaskan untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait baik di pusat,
provinsi, maupun daerah dan melaksanakan fasilitasi penyelenggaraan pemilu
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”Ungkapnya
Selain itu, Bupati
juga menyampaikan instruksi Presiden Republik Indonesia yang dapat dijadikan
sebagai pedoman untuk mendorong
stabilitas keamanan politik dalam rangka suksesi Pemilu 2014 di Kabupaten
Trenggalek yakni diantaranya adalah dengan menyatakan secara sungguh-sungguh
mensukseskan Pemilu Legislatif tahun 2014, mencegah kekerasan, dan benturan
antar kontestan Pemilu serta mencegah terjadinya conflict of interest.
Diakhir
sambutannya Bupati berharap tingkatkan sinergisitas tugas, dari penyelengaraan
pemilu dan pemangku kepentingan pemilu
yang kuat dan berkesinambungan, agar pemilu legislatif di Kabupaten
Trenggalek dapat berhasil secara kuantitas, yaitu terwujudnya tingkat
partisipasi politik masyarakat yang tinggi. Pada tanggal 9 April nanti
masyarakat hadir berduyun-duyun penuh antusias datang ke TPS untuk
menggunakan hak pilihnya.
Dan Jaga netralitas PNS, TNI dan Polri dengan
tidak memihak maupun memberikan dukungan kepada salah satu kontestan peserta
pemilu legislatif tahun 2014
Selesai sosialisasi
dilanjutkan Deklarasi Kesepakatan Damai dari 15 peserta partai politik pemilu
tahun 2014 di Kabupaten Trenggalek dengan bersepakat masing – masing partai
politik siap melaksanakan pemilu DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 secara jujur,
adil, santun dan bermartabat serta bersama polisi dan aparat TNI siap untuk
menjaga situasi Kamtibnas yang kondusif, aman, damai dan dapat dapat
mengendalikan massa pendukungnya masing – masing dan mendukung sepenuhnya
tindakan tegas aparat hukum sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang
berlaku.