Kabupaten Trenggalek kembali meraih penghargaan
Investment Award Provinsi Jawa Timur
Tahun 2013 untuk kedua
kalinya secara berturut-turut, setelah pada tahun 2012 juga mendapat
penghargaan yang serupa. Kabupaten Trenggalek memang merupakan Kabupaten kecil
dan terpencil, namun untuk prestasi tidak boleh di pandang sebelah mata, hal
ini dibuktikan dengan prestasi yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten
Trenggalek dalam hal ini diwakili oleh Kantor Perizinan dan Penanaman Modal
(KPPM) dalam aspek pelayanan penanaman modal. Kabupaten Trenggalek berhasil meraih
terbaik ke II kriteria Pelayanan Penanaman Modal Tingkat Provinsi Jawa Timur
Tahun 2013. Pada Penilaian Invesment Award tahun 2013, Tingkat Provinsi
Jawa Timur telah di ikuti oleh 30 Kabupaten/Kota, terdiri dari 24 Kabupaten dan
7 Kota.
Penyerahan Anugerah Invesment Award untuk tingkat Provonsi
Jawa Timur diselenggarakan Kamis, 23 Januari 2014, bertempat di Gedung Grahadi,
dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo, Kepala BPM Jawa Timur,
Bupati/Wali Kota, Pemilik perusahaan PMA / PMDN dan Tamu undangan lain.
Bupati Trenggalek yang telah diwakili Kepala KPPM Drs.
Stefanus Triadi Atmono, M.Si , hadir dalam penyerahan Anugerah Invesment Award
tahun 2013. Dalam penilaian Invesment Award tahun 2013 ada 4 (empat) aspek yang
dinilai antara lain : Aspek Kelembagaan, Aspek Promosi Penanaman Modal, Aspek
Layanan Perizinan, dan Aspek Kinerja Penanaman Modal. Selain itu Gubernur Jawa
Timur juga menyerahkan penghargaan untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dan
Penenaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Dengan di selenggarakannya Anugerah Invesment Award ke
depan diharapkan ada peningkatan kinerja layanan penanaman dan investasi
yang lebih berkualitas di Jawa Timur pada umumnya dan di Kabupaten Trenggalek
khususnya. Guna mampu memberikan layanan terbaik di bidang investasi penanaman
modal serta mampu menciptakan daya saing di Kabupaten Trenggalek sebagai daerah
tujuan investasi dan semakin gencar melakukan promosi potensi daerah. Dengan
makin meningkatkan iklim investasi maka akan dapat membantu peningkatan
pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan ini pada gilirannya akan meningkatkan
pertumbuhan perekonomian Kabupaten Trenggalek secara umum.