Tantangan terberat dalam
penyelenggaraan pemerintahan desa saat ini adalah bagaimana
merumuskan aturan main baik dalam bentuk Peraturan Daerah atau aturan yang lain
yang tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi, tidak multi tafsir
dan memihak kepada kepentingan masyarakat, bagaimana menata lembaga dan
kelembagaan yang ada di desa. Guna menunjang terselenggaranya
pemerintahan yang baik dan berjalan lancar, Bapemas Pemdes Trenggalek mengadakan
kegiatan Orientasi dan Pembekalan Kepala Desa Baru yang dilaksanakan mulai 3 Desember
2013, bertempat di Hotel Bukit Ja’as Permai Trenggalek.Pembukaan Kegiatan Orientasi dan Pembekalan
Kepala Desa Baru dihadiri oleh
Asisten I, Ketua Tim Penggerak PKK, Wakil Ketua DPRD, Komisi I DPRD, Camat Se
Kab. Trenggalek.
Kepala Bapemas Pemdes Sugeng Widodo SH selaku Ketua Panitia
dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 (tiga)
angkatan, angkatan I tanggal 2 – 5, angkatan II tanggal 8–11, dan angkatan III
tanggal 11 – 14 Desember 2013. Peserta kegiatan ini adalah Kepala Desa yang
dilantik pada Tahun 2013 ditambah Kepala Desa lama yang belum pernah mengikuti
kegiatan orientasi, sejumlah 147 orang yang terdiri dari 135 orang peserta
laki-laki dan 12 orang peserta perempuan. Maksud dan tujuan diselenggarakannya
kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan bagi Kepala Desa Baru di bidang
pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan sesuai dengan tugas dan
fungsinya sebagai Kepala Desa, serta untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan
Kepala Desa sehingga diharapkan dalam penyelenggaan pemerintah desa dapat
berjalan dengan baik dan lancar.
Lebih lanjut dikatakan bagaimana menata lembaga dan
kelembagaan yang ada di desa saat ini sehingga organisasi
pemerintahan desa menjelma menjadi organisasi yang efektif dan efisien dalam
pencapaian tujuan, serta bagaimana meningkatkan motivasi, kapabilitas, dedikasi
dan integritas aparatur penyelenggara pemerintahan desa dapat lebih efektif dan
efisien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk secara bersama-sama
dan saling bahu-membahu menghadapi tantangan kedepan dan bersatu padu dalam
melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. “Untuk itu Mari kita ciptakan kebersamaan
serta menjaga situasi dan kondisi yang kondusif di Kabupaten Trenggalek. Pembangunan di Kabupaten Trenggalek akan berhasil dengan baik bila
kita bisa menciptakan Kebersamaan, kekompakan dan bersatu, aparatur pemerintah desa juga dituntut profesional dalam melayani masyarakat, mempunyai inovasi untuk
mengembangkan desa sesuai dengan tuntutan perubahan kelembagaan agar desa mampu
bersaing dengan desa lainnya.” tandas Asisten I
mengakhiri sambutannya.