Menyambut Hari Pahlawan
ke-68 Tahun 2013 dengan tema “Pahlawanku Idolaku”, Pemerintah Kabupaten
Trenggalek menggelar upacara bersama yang diikuti oleh berbagai instansi, mulai
dari jajaran Pegawai Negeri Sipil, TNI/Polri, serta perwakilan siswa-siswi dari
beberapa sekolah yang ada di Kota Trenggalek. Upacara ini digelar pada hari Minggu,
10 Nopember 2013 di Alon-Alon Trenggalek. Bertindak sebagai
inspektur upacara Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT. Selain itu
tampak hadir pula mengikuti upacara ini, Jajaran Forkopimda, Ketua DPRD, serta
Wakil Bupati Trenggalek.
Prosesi upacara tersebut berlangsung khidmat diawali dengan pengibaran
bendera "Merah Putih" dan pembacaan pesan - pesan pahlawan oleh
petugas PPI Trenggalek.
Dalam amanatnya Menteri
Sosial yang dibacakan oleh Bupati Trenggalek,
disampaikan bahwa NKRI menjadi Negara berdaulat dan terhormat bukan merupakan
hadiah atau pemberian, tetapi melalui proses perjuangan panjang, heroik dan
disertai pengorbanan luar biasa dari para pejuang dan pendahu kita. Kita harus memaknai peringatan Hari
pahlawan bukan hanya sekedar ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,
tetapi sekaligus harus menjadi refleksi terhadap keyakinan jati diri bangsa
yang bermartabat yang telah diinspirasi oleh para pejuang yang telah gugur
mendahului.
Selanjutnya
dikatakan, kita menyadari bahwa dinamika perubahan yang berkembang dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara saat ini masih menyisakan berbagai
permasalahan, seperti kemiskinan, ketelantaran, pengangguran, korban bencana,
konflik antar warga dan maslah-masalah lain yang dapat mengganggu kelangsungan
keharmonisan berbangsa dan bernegara di semua aspek.
Untuk
masalah-masalah tersebut lanjutnya, kita harus bahu membahu dan bersama-sama
melakukan segala upaya agar impian menjadi negara Indonesia yang berdaulat,
adil, makmur dan sejahtera dapat menjadi kenyataan. Modal sosial yang kita
perkuat adalah menjaga jati diri sebagai bangsa yang hebat untuk membangun
negeri yang lebih kuat, kokoh dan harmonis didalam bingkai Negara kesatuan
Republik Indonesia.
Upacara
dilanjutkan dengan Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan.