Gerakan
Cuci Tangan Sedunia Pakai Sabun sebagai salah satu indikator dari Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi komitmen dunia dan merupakan agenda
nasional yang tertuang dalam strategi Nasional Sanitasi Berbasis Masyarakat.
CTPS merupakan perilaku sederhana namun berdampak luar biasa, akan tetapi masih
sulit dilakukan dalam kehidupan sehari – hari. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Ny. Penny
Mulyadi mengajak warga untuk membudayakan gerakan cuci tangan dengan sabun
sebagai bagian pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serentak selama 21 hari
hingga 14 Desember mendatang. Sabtu, 23 November 2013 yang bertempat di Pendopo
“Manggala Praja Nugraha” di gelar kegiatan Training Of Trainers Kader Posyandu (Mom’s
Program) dalam rangka menggalakkan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun dan telah
dihadiri oleh Rony Sya'roni Direktur Spektra Unilever Provinsi Jatim, Para Anggota TP PKK Kabupaten serta Ketua TP
PKK Kecamatan Se Kabupaten Trenggalek, Para Ibu – Ibu Kader Taman Posyandu Se
Kab. Trenggalek.
Sementara
itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Trenggalek Ny. Penny Mulyadi yang membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan
bahwa mom’s program adalah suatu gerakan kader PKK dan posyandu dalam bentuk
kampanye dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat , proporsi tumbuh kembang
anak dan pembiasaan cuci tangan pakai sabun dimana program ini bertujuan untuk
meningkatkan kapasitas kader dan mendorong terwujudnya perilaku PHBS tataran
rumah tangga serta kebiasaan cuci tangan pakai sabun bagi masyarakat.
Lebih
lanjut dikatakannya, gerakan cuci tangan pakai sabun ini harus dilakukan selama
21 hari secara berkelanjutan tanpa putus. Hal ini disebabkan karena ada tahapan
yang dilalui. Minggu pertama adalah masa pengenalan informasi, minggu kedua
adalah tahap kesadaran, dan minggu ketiga adalah masa pembentukan kebiasaan.