laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

8 Oktober 2013

Temu Lapang Tani Di Balai Desa Ngentrong Kecamatan Karangan



Pembangunan perekonomian di Kabupaten Trenggalek tidak terlepas dari potensi sektor pertanian, sehingga pemberdayaan pertanian tidak hanya menjadi issu dan wacana saja. Bahwa memang sasaran pembagunan perekonomian pertanian menitik beratkan kepada Peningkatan ketahanan pangan, serta berkurangnya ketergantungan terhadap pangan impor. Selain itu juga bagaimana nilai tambah dan daya saing komoditas pertanian hingga nantinya ada keragaman pengolahan produk pertanian untuk ekspor dan meningkatknya surplus perdagangan komoditas pertanian, yang pada akhirnya mensejahterakan petani dan mengurangi kemiskinan. Jum’at 04 Oktober 2013 diselenggarakan acara Hari Lapang Tani Pengembangan Agribisnis di Desa Ngentrong Kecamatan Karangan yang dihadiri oleh Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR.MMT beserta istri dan para pengurus TP PKK Kab. Trenggalek, Kepala Bapelluh Kab. Trenggalek, Camat Karangan, Kades Ngentrong serta para kelompok tani se Kecamatan Karangan.

Salah satu implementasi kegiatan pengawalan penyuluhan tersebut adalah Temu Hari Lapang Petani (Farmers Field Day) dengan pengembangan agribisnis. Hari Temu Lapangan (FFD) adalah pertemuan antara para petani dengan peneliti dan penyuluh untuk saling tukar-menukar informasi tentang teknologi yang dihasilkan oleh peneliti dan umpan balik dari petani.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Penny Mulyadi dalam paparannya menyampaikan penyuluhan pertanian sebagai bagian dari sistem pembangunan pertanian mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan sumberdaya manusia pertanian, khususnya pemberdayaan masyarakat tani yang berada di sentra produksi.  Melalui kegiatan penyuluhan dikembangkan kemampuan dan kemandirian petani dan keluarganya selaku pelaku utama, agar mampu mengelola usaha taninya secara produktif, efektif dan efisien sehingga mempunyai daya saing tinggi yang dicirikan dengan meningkatnya produktivitas, mutu dan efisiensi usaha.

Sementara itu, Bupati Trenggalek dalam sambutannya mengatakan pembangunan pertanian dimulai dari dari kegiatan Pra Tanam persiapan lahan, persiapan sarana produksi hingga kegiatan setelah panen yaitu pengolahan hasil dan pemasaran, dalam semua proses itu Pemerintah telah memfasilitasi dengan berbagai kegiatan baik berupa sarana prasarana, hingga modal, semua kegiatan dan proses tersebut memerlukan kesiapan, kemampuan dan ketrampilan petani agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik sehingga tujuan akhir kegiatan tersebut dapat dicapai. Disinilah proses penyuluhan merupakan proses pendidikan bagi petani dan keluarganya, agar petani bertambah pengetahuannya, meningkat ketrampilannya dan berubah sikapnya kearah yang positif, sehingga mampu mengelolah setiap usaha taninya dengan tertib administrasi, kemampuan manajerial dan prisip-prinsip kewirausahaan.
Selain itu, Bupati juga berbangga karena penerapan teknologi produksi, ternyata para petani yang tergabung dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani, juga mampu menerapkan prisip-prinsip organisasi dan manajemen yang baik, sehingga bantuan modal yang diterima oleh semua Gapoktan di Kecamatan Karangan ini semuannya berjalan baik, tidak ada satupun yang disalahgunakan, dan semua modal tersebut kini telah bertambah terus. Untuk itu para Gapoktan harus terus belajar dan memanfaatkan peluang usaha sehingga pertumbuhan modal tersebut dapat semakin cepat, dan usaha yang dilaksanakan semakin banyak.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video