Upaya pemerintah Kabupaten Trenggalek
dalam pemenuhan kebutuhan akan pangan masyarakat terus digalakkan dan
diupayakan dengan berbagai keterpaduan kegiatan, sasaran swasembada kedelai
terus diupayakan keberhasilannya pemerintah dan menyukseskan program swasembada
kedelai tahun 2014 dengan rintisan kegiatan beberapa tahun terakhir ini.
Perkembangan produksi di Kabupaten Trenggalek menunjukkan peningkatan yang cukup berarti dari 7.019 ton tahun 2011
dengan produktifitas 1,23 ton/ha menjadi 8.208 ton tahun 2012 dengan
produktivitas sebesar 1,59 ton/ha. Panen raya kedelai ini yang diselenggarakan Senin,
21 Oktober 2013 di persawahan desa Sambirejo Kecamatan Trenggalek sebagai salah
satu upaya mendongkrak produktivitas kedelai dan mengubah
kebiasaan pola tanam petani. Dalam acara ini dihadiri oleh Bupati Trenggalek Dr.
Ir. H. Mulyadi WR.MMT beserta istri dan Ny. Hanik Kholiq, Perwakilan Dinas
Pertanian Prov. Jatim, Kepala Dinas Pertanian Kab. Trenggalek .
Pada kesempatan ini Bupati juga
menyerahkan penghargaan kepada tiga kelompok tani berprestasi dalam peningkatan
produktivitas kedelai yaitu juara satu kelompok tani sinar harapan desa Sukorejo
kec. Gandusari, juara dua kelompok tani sri rejeki desa Sambirejo kec.
Trenggalek serta juara tiga kelompok tani banjaran mukti desa Kedungsigit kec.
Karangan dan penghargaan kepada tiga mantri berprestasi yaitu juara satu Siti
Mubarokah, Sp Mantri tani kec. Trenggalek, Sugeng Riyono, Sp Mantri tani kec.
Watulimo serta juara tiga Sunyoto, Sp Mantri tani kec. Gandusari.
Menurut Bupati Trenggalek melalui
sambutannya yang disampaikan bahwa luas lahan sawah di Kabupaten Trenggalek
12.300 ha, dengan luas pertanaman kedelai rata-rata setiap tahun seluas 5.200
ha. Luas tanaman kedelai ini diharapkan dapat terus ditingkatkan dengan
meningkatkan indeks pertanaman, juga bisa dilakukan dengan upaya perluasan
areal tanaman kedelai khususnya pada lahan kering dan dengan dukungan kegiatan
Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) pada tahun ini diharapkan
produksinya akan dapat ditingkatkan serta tentunya produksi kedelai di
Kabupaten Trenggalek selain dapat digunakan masyarakat Trenggalek juga
merupakan sarana peningkatan pendapatan masyarakat.
Tahun 2013 pemerintah mengalokasikan
kegiatan SLPTT kedelai seluas 3.900 ha yang dialokasikan pada 277 kelompok tani
se-Kabupaten Trenggalek dan untuk kecamatan Trenggalek seluas 300 ha pada 12
kelompok dan diantaranya adalah kelompok tani sri rejeki desa Sambirejo Kecamatan
Trenggalek.
Tanaman kedelai merupakan tanaman
pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat Trenggalek yang mendukung industri
kecil dan UKM di Trenggalek, karenanya upaya peningkatan produksi merupakan
langkah-langkah yang harus kita dukung demi masyarakat Trenggalek. Hasil Ubinan
yang dilakukan oleh BPS bersama Disperhutbun di desa Sambirejo provitasnya
tertinggi mencapai 2,24 ton/ha, desa Sukosari 2,40 ton/ha, desa Parakan 2,10
ton/ha. Ini menunjukkan peningkatan produktivitas dibanding tahun 2012 yaitu
1,59 ton.ha.