Untuk
memperingati Hari Pangan Sedunia ke 33 Tahun 2013, Pemerintah Kabupaten
Trenggalek melalui Kantor Ketahanan Pangan menggelar lomba masak dengan cipta
menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) yang berbasis makanan khas Trenggalek
Selasa, 22 September 2013 bertempat di aula Balai Desa Sumbergedong dan
dihadiri oleh Ketua TP PKK Kab. Trenggalek beserta
anggota, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Trenggalek, Lurah Sumbergedong
dan Ibu – Ibu peserta lomba masak cipta menu sebanyak 12 kelompok pangan
olahan (P2KP) se Kab. Trenggalek .
Lomba
Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis makanan khas Trenggalek
ini merupakan sosialisasi percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis
sumber daya lokal yang bertujuan untuk mempercepat pemahaman masyarakat tentang
konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman.
Pada
kesempatan tersebut, ketua panitia Mahmudi, SP dalam sambutannya menyampaikan
tujuan dari lomba Cipta Menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA)
kegiatan penganekaragaman dan konsumsi pangan adalah meningkatkan pemahaman
masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA untuk meningkatkan kualitas
hidupnya, mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya dan ibu
rumah tangga khususnya dalam memilih, menentukan, menyusun dan menciptakan menu
B2SA berbasis sumber daya lokal dengan pangan sumber karbohidrat selain beras
dan terigu, serta membangun budaya keluarga dan masyarakat untuk mengkonsumsi
aneka menu makanan khas Trenggalek sesuai prinsip B2SA, antara lain melalui
pemanfaatan hasil pekarangan.
Dalam
kesempatan yang sama, Ny. Penny Mulyadi dalam sambutannya mengatakan untuk
mengangkat kembali citra makanan khas Trenggalek yang selama ini kalah bersaing
dengan makanan modern (fast food), untuk itu melalui lomba Cipta Menu Beragam,
Bergizi, Seimbang dan Aman ini saya tekankan kepada kita semua untuk
melestarikan pangan lokal yang ada serta menggali potensi pangan lokal yang
bisa kita kembangkan dengan memanfaatkan pangan sumber karbohidrat selain beras
dan terigu dengan tetap memperhatikan prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman
dengan harapan program ini dapat kita sebarluaskan keseluruh lapisan
masyarakat.
Khusus
kepada para peserta lomba Ny. Penny Mulyadi mengingatkan supaya tetap berkreasi
mencari dan menciptakan menu-menu yang baru, namun hal yang terpenting adalah
lomba ini bukan sekedar lomba saja akan tetapi harus kita aplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi , dengan memanfaatkan potensi pangan yang ada. “Ungkapnya