Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan
atau Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah disamping merupakan upaya
meningkatkan status gizi masyarakat terutama anak-anak sekolah juga merupakan
salah satu mata rantai penyerapan hasil peningkatan produksi perikanan. Akibat
peningkatan produksi tersebut maka konsumsi ikan oleh masyarakat Trenggalek
sangat penting dipacu pertumbuhannya antara lain melalui upaya-upaya penyediaan
pasar ikan dan sarana pemasaran bergerak, dan menumbuhkan rumah makan yang
menggunakan ikan. Melalui Dinas Kelautan
dan Perikanan Kab. Trenggalek melakukan berbagai upaya untuk mensosialisasikan
Gerakkan Makan ikan. Salah satu kegiatan yang digelar adalah kegiatan "
Safari Gemarikan Bersama Anak-Anak Sekolah Tingkat Pemula (Taman
Posyandu,Kelompok Bermain, TK,RA se Kecamatan Karangan) " Rabu, 23 Oktober
2013 yang dilaksanakan di Balai Desa Jatiprahu Kecamatan Karangan dan dihadiri oleh Ny. Penny Mulyadi selaku ketua Forikan Kabupaten Trenggalek
beserta anggota, Kepala Dinas Kelautan
dan Perikanan, Muspika Karangan dan para Kepala Desa se Kecamatan Karangan.
Penny Mulyadi dalam sambutannya menyampaikan gizi dan manfaat makan ikan bagi kesehatan, serta himbauan bagi
anak-anak Taman Posyandu,Kelompok Bermain, TK,RA dan orang tua agar membiasakan
sedari dini untuk memberi makan ikan kepada anaknya. Salah satu
upaya yang paling efektif adalah dengan memberikan pemahaman secara dini kepada
anak-anak melalui kegiatan yang sedang kita laksanakan ini serta dapat memberikan dampak positif,
khususnya dalam hal merubah pola pikir yang awalnya mengkonsumsi daging,
kemudian berubah memilih ikan sebagai lauk pauk utama.
''Melalui
peringatan hari Sumpah Pemuda ini diharapkan dapat menumbuhkan identitas bangsa
dalam rangka mempererat rasa persatuan dan kesatuan diantara anak-anak. selain
itu peringatan ini merupakan salah satu bukti nyata betapa pentingnya kedudukan
seorang anak sebagai calon generasi penerus bangsa,''
''Cita-cita
ini baru akan terwujud bila kita lakukan secara bersama-sama dengan penuh
semangat dan ketulusan hati. Anak merupakan potensi yang sangat penting sebagai
generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia
Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional. sumber daya
manusia yang berkualitas tidak dapat lahir secara alamiah begitu saja. bila
anak dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa perlindungan, maka mereka akan
menjadi beban pembangunan karena akan menjadi generasi yang tidak produktif dan
tidak kreatif,'' Ujarnya.