laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

19 September 2013

Ketersediaan Pangan Non Beras Harus Diperkuat





Kekhawatiran krisis pangan akhir – akhir ini menghantui sebagian besar negara – negara di dunia termasuk Indonesia, untuk mengatasi hal tersebut ketahanan pangan mutlak diperkuat. Perlu diketahui bahwa kondisi lahan pertanian termasuk persawahan sangat mengkhawatirkan karena terus dikonversi atau beralih fungsi manjadi non pertanian seperti permukiman, perkantoran, perdagangan, industri dan jalan.  Guna mengurangi dampak krisis pangan terutama di Kabupaten Trenggalek, Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Trenggalek berupaya untuk mencegah krisis pangan dengan mengadakan kegiatan Worshop Pengembangan Ketersediaan Pangan Berbasis Non Beras. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu 18 September 2013 bertempat di Aula Rumah Makan Mekar Sari,  acara ini di hadiri Sekretaris Daerah Drs. Ali Mustofa M.Si, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Trenggalek, Nara sumber dari Universitas Jember, Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa se Kabupaten Trenggalek.


Sekretaris Daerah dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah berupaya untuk menjaga ketersediaan pangan dengan membangun lumbung pangan ini dimaksudkan untuk mengawal ketahanan pangan  dan mencegah kerentanan dan kerawawanan pangan di berbagai daerah. Selain itu pembudidayaan serta pengolahan tanaman non beras harus lebih dioptimalkan. Pembudidayaan tanaman pangan masih terkonsentrasi pada beberapa komoditas strategis seperti beras, kedelai, jagung, dan komoditas umbi – umbian sering dianaktirikan. Saat ini konsumsi gandum terus meningkat sehingga harus mengimpor. Dengan kondisi demikian pemerintah harus kembali memperhatikan berbagai potensi pangan, selain itu pemerintah harus melakukan perubahan paradigma pembangunan pertanian dari orientasi produksi ke orientasi petani.


Lebih lanjut dikatakan bahwa di Trenggalek kaya sekali dengan beragam jenis umbi-umbian namnun sayangnya masih dikenal dan dimanfaatkan sebagian kecil masyarakat, padahal umbi – umbian bisa dijadikan sumber pangan alternatif, sehingga dapat menjaga ketersediaan pangan di daerah.

Pada akhir sambutanya Sekda mengharapkan mudah - mudahan dengan kegiatan ini dapat menggali potensi komoditas pangan lokal seperti umbi-umbian sebagai pangan alternatif, Tim Penggerak PKK dan Kelompok Tani dapat menjadi motivator di desa masing – masing dan masyarakat dapat mengenal bahwa pangan pokok tidak hanya beras akan tetapi masih banyak komoditas pangan lokal non beras.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video