Festival
Turangga Yaksa merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi
Trenggalek ke-819 yang pada tahun ini diselenggarakan di Alon - alon Kabupaten Trenggalek. Festival ini akan
berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 23 – 26 Agustus 2013. Kegiatan ini di
buka secara resmi Sekretaris Daerah Drs. Ali Mustofa M.Si dan dihadiri Asisten Sekda beserta Istri dan
para Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Trenggalek beserta ibu.
Ada semangat baru untuk mengaktualisasi kembali Jaranan Turangga Yaksa, dipelopori para seniman seniwati dari Kecamatan Dongko pada
tahun 1976, Turangga Yaksa dalam upaya pengembangannya telah disepakati untuk dijadikan icon kesenian Trenggalek sebagaimana daerah-daerah lain.
Dalam
kesempatan tersebut Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa Upaya pelestarian dan pengembangan terus kita lakukan, salah satu
diantaranya dengan diadakan lomba atau Festival seperti malam hari ini. Kita
berharap Festival ini tidak saja bergaung di tingkat lokal, tetapi mampu menjangkau
tingkat Jawa Timur sekurang-kurangnya dan syukur sampai ke Tingkat Nasional, seperti Reog Ponorogo
Lebih
lanjut Sekretaris Daerah mengatakan
Seiring dengan pembangunan
dibidang lainnya, pembangunan dibidang seni budaya, dari tahun ke tahun kita
upayakan peningkatannya baik dari sisi materi seni budayanya, seniman maupun
sarana penunjangnya, yang pada gilirannya mampu kita angkat nilai lokal ini menjadi
nilai global, bukan sebaliknya. Jika demikian yang terjadi, maka peran seni
budaya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Trenggalek baik dengan
menjual hasil karya ekonomi kreatif berbasis seni budaya, atau terintregasi
dengan hasil produk bidang lain dapat kita wujudkan.
Tujuan dan
keinginan besar, tidaklah cukup kita bermimpi dan berfikir seperti membalikkan
telapak tangan. Untuk mewujudkannya perlu upaya keras. Perlu kerja keras dan
saling mendukung satu sama lain. Tidak bisa kita lakukan dengan tanpa kerjasama
yang baik dari semua pihak, baik seniman itu sendiri, masyarakat, pemerintah
dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.