laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

21 Agustus 2013

Gebyar Ketupat di Kelurahan Kelutan



Salah satu tradisi yang unik yang tetap bertahan dan bahkan berkembang  di Kabupaten Trenggalek adalah Hari Raya Kupatan (Kupatan). Tradisi ini dilaksanakan 7 hari setelah Hari Raya Idul Fitri sebagai pertanda telah dilaksanakannya Puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh ditambah dengan puasa sunnah 6 hari pada Bulan Syawal. Lebaran Ketupat Tahun ini jatuh pada hari Kamis,15 Agustus 2013. Dinamakan hari raya ketupat, karena sajian utama di tiap-tiap rumah pada hari raya ini adalah ketupat. Dalam bahasa jawa kupat dapat diartikan dengan ngaku lepat yang artinya mengakui kekhilafan, kesalahan atau kekeliruan.

Kupatan ini dulunya sangat populer di Kecamatan Durenan saja . akan tetapi sekarang sudah mulai di adakan di daerah-daerah lain di Trenggalek. Kelurahan Kelutan yang mempunyai inisiatif  untuk menggelar acara lebaran kupat.Lebaran Ketupat kali ini sudah yang ke lima kalinya di adakan di kelurahan Kelutan. Seperti di ketahui setiap lebaran kupatan jalan raya Durenan selalu macet karena semua warga Trenggalek tertuju kesana. Oleh sebab itu diadakannya lebaran kupat di Kelutan ini bertujuan agar konsentrasi warga terpecah sehingga semua tidak berkumpul di Durenan saja.

Dilaporkan oleh Lurah Kelutan, Bangun SN,. bahwa Gebyar ketupat kali ini di selenggarakan di banyak titik. juga disiapkan sejumlah hiburan untuk masyarakat, diantaranya dengan menghadirkan kesenian- kesenian , drum band dan reog Ponorogo. Diharapkan dengan event ini dapat tercipta hiburan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, pelestarian budaya serta wisata religi”,tuturnya. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui terbukannya pasar kaget/dadakan karena ramainya pengunjung yang menyaksikan Gebyar Ketupat. “Oleh karena itu, besar harapan dari masyarakat Kelurahan Kelutan untuk dapatnya Pemkab Trenggalek mengagendakan event ini sebagai kegiatan rutin tiap tahunnya”, harap Lurah Kelutan.

Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT. didampingi Ny. Penny Mulyadi, Plt Ketua DPRD, Dandim 0806,Wakil Kapolres Trenggalek Kepala Kejaksaan ,SKPD turut menyemarakkan Hari Raya Ketupat yang di selenggarakan di kelurahan Kelutan juga di Kecamatan Durenan.
Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek sangat mengapresiasi acara Gebyar Ketupat yang merupakan hasil swadaya dari masyarakat ini. “Luar biasa bagi masyarakat Kelutan”, ungkapnya. Acara ini menurut Bupati patut untuk dilestarikan dan diagendakan setiap tahunnya. “Pemkab Trenggalek siap untuk memfasilitasi”,lanjut Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengharapkan perekonomian di Kabupaten Trenggalek semakin maju, tidak hanya terpusat di sekitaran Alon-alon dan Pendopo saja. Untuk mewujudkan hal ini, Bupati telah merencanakan untuk membuka Pasar Tugu (Sabtu dan  Minggu) di halaman luar Stadion Kelutan. “Ibu-ibu penjual cenil, tempe, bakso silahkan nanti berjualan di muka ruko stadion”, kata Bupati. Diharapkan dengan dibukanya Pasar Tugu ini dapat lebih meningkatkan perekonomian masyarakat. Di akhir sambutannya, Bupati berpesan kepada peserta kirab untuk selalu berhati-hati dan menjaga ketertiban lalu lintas. “Saya harap semua peserta dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain”,pungkas Bupati.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video