Dalam Halal Bihalal ini hadir tokoh penting di negeri ini yang kebetulan
asli dan lahir dari Trenggalek yaitu Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi
Santosa dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Dr. Ir. Hermanto Dardak, MSc selain
tokoh penting tersebut hadir pula Bupati Trenggalek beserta istri , Wakil Bupati beserta Istri juga SKPD.
Agenda silaturohmi IKAT ini sudah menjadi
kegiatan rutin setiap Hari Raya idul Fitri. Di selenggarakannya acara ini tak
lain adalah untuk menjalin silaturohmi dan persaudaraan antara pemerintah
kabupaten Trenggalek dengan Warga asli Trenggalek yang berada di perantauan.
Mengawali sambutannya Bupati Trenggalek tak lupa
mengucapkan terima kasih dan selamat datang di kota kelahiran Trenggalek kepada
seluruh tamu undangan yang hadir khususnya keluarga IKAT yang telah meluangkan
waktunya. Harapan juga di sampaikan semoga komunikasi serta silaturohmi ini
dapat terus terjalin dengan baik.
Lebih lanjut Bupati juga menyampaikan berbagai permasalahan di
Kabupaten Trenggalek dengan harapan untuk mendapatkan dukungan dan alternatif
penyelesaian masalah. Menurut Bupati, Trenggalek memiliki potensi alam
yang sangat potensial untuk terus di gali.namun seperti di ketahui Kawasan
hutan di Kabupaten Trenggalek hampir 49% dari total luas wilayah kabupaten
Trenggalek,sehingga kondisi seperti ini sangat menyulitkan untuk penataan tata
ruang dalam rangka pengembangan potensi ekonomi di Trenggalek.
Merespon apa yang disampaikan Bupati Trenggalek,
dalam sambutan di hadapan undangan halal bi halal, Wakil Ketua DPR RI, , menyampaikan beberapa hal yang cukup menggembirakan.
Terkait dengan rencana pembangunan Bendungan Tugu, Priyo Budi Santosa menyatakan
siap mengawal program itu ketika sudah berada di legislatif, khususnya di
Komisi V DPR RI dan Badan Anggaran. Menurutnya proyek ini merupakan
alternatif untuk menjadikan Kabupaten Trenggalek menjadi lebih terangkat dan
maju.Sedangkan untuk permasalahan hutan Priyo sapaan akrab wakil DPR RI ini
mengatakan akan berusaha mempertemukan dengan pihak yang terkait dengan
pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk pembahasan tentang masalah kehutanan.