laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

15 Juli 2013

PNS Lingkup Pemkab Trenggalek Ikuti Siraman Rohani di Bulan Suci Ramadhan 1434 H



Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa yang selalu ditunggu-tunggu kedatangannya oleh seluruh umat Islam.  Untuk mengisi bulan Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Trenggalek  menyelenggarakan siraman rohani setiap hari Jumat yang dihadiri oleh seluruh  pegawai lingkup Pemkab Trenggalek. Mengawali siraman rohani di bulan suci Ramadhan 1434 H kali ini, pada hari jumat 12 juli 2013 bertempat di Pendopo “ Manggala Praja Nugraha” telah dilaksanakan siraman rohani dalam rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1434 H yang dihadiri seluruh kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek. 

Acara tersebut yang berlangsung sekitar dua jam lebih itu menghadirkan K.H Imron Rosidi sebagai pembicara. Tema yang di bahas pada Siraman Rohani yaitu Bulan Ramadhan dari Masa ke Masa sesuai yang kita inginkan.  Alasan pengambilan tema ini, menurut KH Imron Rosidi dilatarbelakangi oleh penentuan awal dan akhir Bulan Ramadhan yang mengalami perbedaan. Seperti yang diketahui dinegara ini ada dua kelompok besar Islam yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dimana dalam penentuan hari puasa lebih banyak berbeda. Berkaca dari kejadian ini, K.H Imron Rosidi berharap Pemerintah mengumpulkan ahli hisab NU dan Muhamadiyah beserta ahli Astronomi dari pemerintah untuk bersama-sama membahas kalender Islam yang benar-benar valid  yang bisa dijadikan pedoman umat Islam sehingga tidak ada perbedaan dalam penentuan awal dan akhir bulan puasa.

Didalam bulan ini hendaknya Kita menjadi lebih sering berbagi kepada sesama yang membutuhkan pertolongan, Kita mengendalikan kemaluan sepanjang siang, dan kita menjaga pula agar makanan dan minuman tidak masuk ke kerongkongan sebelum waktu berbuka tiba. Andai semua ini dikerjakan, dengan ikhlas dan penuh kecintaan pada Allah, bukan sekadar menunaikan kewajiban semata, maka yang terlahir adalah, hati yang bersih; yang tidak akan bertahan selama puasa saja, tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya. Sehingga, setiap tahunnya kita senantiasa meningkat dalam pemahaman spiritual.

Dengan dibahasnya tema tersebut diharapkan bisa menjadi solusi pemecah masalah yang selalu terjadi diawal dan diakhir bulan puasa tersebut. Kegiatan siraman rohani dan dialog interaktif seputar agama berlangsung khikmad, pejabat struktural beserta staf dari lingkungan SKPD Pemkab. Trenggalek tampak antusias dan menyimak secara seksama siraman rohani tersebut.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video