Bulan Ramadhan adalah bulan
istimewa yang selalu ditunggu-tunggu kedatangannya oleh seluruh umat Islam.
Untuk mengisi bulan Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan siraman rohani setiap hari Jumat yang dihadiri oleh
seluruh pegawai lingkup Pemkab Trenggalek. Mengawali siraman rohani di
bulan suci Ramadhan 1434 H kali ini, pada hari jumat 12 juli 2013 bertempat di
Pendopo “ Manggala Praja Nugraha” telah dilaksanakan siraman rohani dalam
rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1434 H yang dihadiri seluruh kepala
SKPD lingkup Pemkab Trenggalek.
Acara
tersebut yang berlangsung sekitar dua jam lebih itu menghadirkan K.H Imron
Rosidi sebagai pembicara. Tema yang di bahas pada Siraman Rohani yaitu Bulan
Ramadhan dari Masa ke Masa sesuai yang kita inginkan. Alasan pengambilan
tema ini, menurut KH Imron Rosidi dilatarbelakangi oleh penentuan awal dan
akhir Bulan Ramadhan yang mengalami perbedaan. Seperti yang diketahui dinegara
ini ada dua kelompok besar Islam yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah
dimana dalam penentuan hari puasa lebih banyak berbeda. Berkaca dari kejadian
ini, K.H Imron Rosidi berharap Pemerintah mengumpulkan ahli hisab NU dan
Muhamadiyah beserta ahli Astronomi dari pemerintah untuk bersama-sama membahas
kalender Islam yang benar-benar valid yang
bisa dijadikan pedoman umat Islam sehingga tidak ada perbedaan dalam penentuan
awal dan akhir bulan puasa.
Didalam
bulan ini hendaknya Kita menjadi lebih sering berbagi kepada sesama yang
membutuhkan pertolongan, Kita mengendalikan kemaluan sepanjang siang, dan kita
menjaga pula agar makanan dan minuman tidak masuk ke kerongkongan sebelum waktu
berbuka tiba. Andai semua ini dikerjakan, dengan ikhlas dan penuh kecintaan
pada Allah, bukan sekadar menunaikan kewajiban semata, maka yang terlahir
adalah, hati yang bersih; yang tidak akan bertahan selama puasa saja, tetapi
juga pada bulan-bulan berikutnya. Sehingga, setiap tahunnya kita senantiasa
meningkat dalam pemahaman spiritual.
Dengan
dibahasnya tema tersebut diharapkan bisa menjadi solusi pemecah masalah yang
selalu terjadi diawal dan diakhir bulan puasa tersebut. Kegiatan siraman rohani
dan dialog interaktif seputar agama berlangsung khikmad, pejabat struktural
beserta staf dari lingkungan SKPD Pemkab. Trenggalek tampak antusias dan
menyimak secara seksama siraman rohani tersebut.