Bupati Trenggalek Dr. Ir H Mulyadi WR. MMT hari Rabu 17 Juli 2013 adakan kunjungan kerja ke Desa Watulimo Kecamatan Watulimo. Kunjungan kerja kali ini dirangkai dengan
kegiatan safari ramadhan, yang dilaksanakan di Desa Watulimo tepatnya di Masjid
Hidayaturohman. Kegiatan ini dihadiri, Forpimda, Asisten I, Staf Ahli Bupati,
Kabag Kesra, Kepala SKPD, tokoh masyarakat dan warga.
Kedatangan Bupati disambut
secara hangat oleh warga terlihat dengan banyaknya warga yang sudah berkumpul
di Masjid
Hidayaturohman untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Trenggalek.
Memanfaatkan momen tersebut, Camat Watulimo Retno
Wahyudianto, S.Sos, M.Si melaporkan bahwa yang terkait dengan pemerintahan pada
tahun 2013 pelaksanaan pemilihan kepala desa di Watulimo telah dilaksanakan
secara keseluruhan. Untuk program E-KTP sudah lebih dari 80 % warga wajib KTP
di harapkan nanti sebelum 31 Oktober data sudah dapat terekam semua, mengenai
akte kelahiran kesadaran masyarakat sudah semakin tinggi, terbukti di Kecamatan
Watulimo telah diadakan sidang di tempat sebanyak 2 kali. Selain itu masyarakat
Watulimo merupakan warga yang paling tertib dalam pembayaran pajak kendaraan
bermotor. “ kami harapkan nantinya untuk Kecamatan Watulimo bisa dibangun
samsat pembantu, agar masyarakat lebih mudah dalam membayar pajak kendaraan
bermotor,” katanya.
Selain itu Camat juga melaporkan bahwa bencana
banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Watulimo yang terjadi akhir bulan Juni
2013 mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan 21 rumah rusak. Kami mengucapkan
terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan pada korban bencana alam, namun
kami juga mengharapkan perhatian pemerintah kabupaten Trenggalek untuk dapatnya
segera memperbaiki infrastruktur yang mengalami kerusakan.
Menanggapi laporan yang disampaikan oleh Camat
Watulimo, Lebih lanjut Bupati Trenggalek mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek
tidak akan tinggal diam dalam menangani korban bencana namun untuk bantuan
tersebut semua harus melewati proses dan butuh waktu untuk pelaksanaannya. “ Kita
tidak bisa langsung begitu saja dalam memberi bantuan atau perbaikan semua ada
aturan serta peraturan, untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat untuk sabar,
mudah – mudahan dengan bantuan yang telah diberikan ini dapat meringankan beban
saudara kita yang terkena musibah,” kata Bupati mengakhiri sambutannya.