Selain itu dengan keikutsertaan pemuda dan pemudi dalam upacara peringatan
Hari Ulang Tahun ke 68 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Trenggalek,
merupakan salah satu pembinaan generasi muda khususnya di bidang watak dan
pembinaan kecintaan terhadap persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga pasukan
pengibar bendera pusaka perlu mendapat pendidikan dan latihan – latihan. Pasukan
pengibar bendera pusaka merupakan komponen penting dalam rangka upacara
peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di kabupaten
Trenggalek, kata Bupati.
Perlu diketahui jumlah pasukan pengibar bendera pusaka tahun 2013 ini
berjumlah 72 pelajar, terdiri dari 38
siswa dan 34 siswi, seleksi dari siswa-siswi SMA,SMK dan MA Negeri/swasta yang merupakan
wakil dari kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek. Pendidikan dan pelatihan
dilaksanakan mulai tanggal 26 Juli sampai dengan 18 Agustus 2013, bertempat di halaman Pendopo Agung Manggala Praja Nugraha dan di asramakan di eks Kantor Diklat Trenggalek.
Pada akhir sambutannya Bupati Trenggalek mengatakan semoga pelatihan
dan pendidikan pasukan pengibar bendera pusaka tahun 2013 dapat menanamkan dan
meningkatkan jiwa patriotisme dan idealisme, ikut serta dalam menjaga persatuan
dan kesatuan bangsa. Diharapkan juga semua ilmu yang diperoleh dalam pelatihan
ini bisa menjadi bekal seletah kembali ke sekolah masing-masing. Serta para
perserta hendaknya mengikuti semua materi yang diberikan dan mentaati semua
peraturan yang ada, kata Bupati.