laman

Pantai Prigi - Kecamatan Watulimo Air Terjun Pelang - Kecamatan Panggul Pantai Karanggongso - Bagian Humas dan Protokol Kab. Trenggalek Jalan Lintas Selatan (JLS) - Kecamatan Watulimo Goa Lowo - Kecamatan Watulimo Pantai Pelang - Kecamatan Panggul Tradisi Longkangan di Pantai Blado - Kecamatan Munjungan

10 Juni 2013

Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Tahfidzil Qur'an Darussalam



Eksistensi dan kemajuan pondok pesantren tetap didorong dalam upaya menciptakan lulusan yang siap terjun ke masyarakat dengan tetap mempertahankan prinsip hidup sederhana, tawadu’ dan kebersamaan, sehingga santri benar” memiliki ilmu keislaman yang utuh dan berkualitas serta dapat mengamalkannya. Bertempat di Pon Pes Tahfidzil Qur'an Darussalam Desa Sumbergayam Kecamatan Durenan pada tanggal 7 Juni 2013 diselenggarakan acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Darussalam. Acara ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Kesbangpolinmas,,  Pengasuh Ponpes , Kepala Desa Sumbergayam beserta perangkatnya, Dewan Asatids Pengasuh Ponpes Tahfidzil Qur’an, Wali Santri dan beserta seluruh panitia penyelenggara.

Dalam sambutan Bupati Trenggalek yang dibacakan oleh Sigid Agus Hari Basuki, SH M.Si mengatakan bahwa pondok pesantren merupakan institusi pendidikan islam tertua di indonesia yang sangat fungsional meskipun masih dikelola dengan manajemen tradisional, dan dinilai paling tahan terhadap segala tantangan zaman, karena dalam pesantren sangat menghargai proses ikhtiar, do’a dan tawakal serta keikhlasan dalam memperoleh barokah suatu ilmu. Dengan pengelolaan yang sederhana tersebut Pesantren mampu memobilisasi sumber daya, tenaga, maupun dana dalam membentengi berbagai budaya yang kurang baik agar santri mampu hidup mandiri, mampu bergaul dengan komunitas sosial budaya yang beragam, hidup saling menghargai dan menjunjung tingi nilai – nilai etika dan moral.
Dengan diselenggarakanya Haflah ini Bupati juga mengucapkan selamat kepada para santri yang baru menghatamkannya Al Qur’an di Ponpes ini dan diharapkan untuk tidak merasa puas belajar sampai disini, bahkan tertantang untuk lebih giat belajar, supaya dapat menyesuaikan diri dan tidak terombang – ambing dengan berbagai macam perubahan dan kemajuan zaman, hal ini selaras dengan perintah agama islam untuk belajar seumur hidup, dengan tetap berperilaku baik, disiplin sesuai dengan aturan – aturan hukum dan norma – norma yang berlaku. “ujarnya”

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa saat ini kita masih berada dibulan rajab, bulan turunnya perintah sholat lima waktu melalui peristiwa isro mi’roj. Secara tekstual isro' mi’roj adalah perjalanan Rasullah SAW pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil Aqsha dan selanjutnya naik sampai sidratil muntaha serta secara konstektual isro' mi'roj memiliki makna simbolik yang cukup luas pengertianya, tidak sekedar melakukan perjalanan dan naik dari satu tempat ke tempat lain, karena seluruh perilaku Nabi SAW merupakan pedoman hidup manusia yang sangat sempurna.

Komentar

Kumpulan Video Trenggalek

*) Untuk melihat video lain tentang Trenggalek klik menu daftar putar pada kiri atas video