Dalam
Sambutannya Bupati Trenggalek menyampaikan bahwa
dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pelibatan masyarakat
dan swasta serta pemerintah menjadi aspek yang penting. Pemerintah perlu
mengeluarkan program yang pro lingkungan sementara pihak swasta perlu juga
menyadari akan pentingnya pemanfaatan SDA yang berkelanjutan, dan masyarakat
diharapkan melakukan aksi-aksi ramah
lingkungan hidup seperti memilah dan membuang
sampah pada tempatnya, menanam dan memelihara pohon atau juga menggunakan
energi secara bijak.
PLI 2013 adalah forum yang mempertemukan
berbagai pemangku kepentingan untuk menunjukkan kinerjanya di bidang
perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pemerintah menyampaikan
program, capaian dan kondisi lingkungan hidup terkini kepada masyarakat, pihak
swasta menyampaikan capaian mereka memanfaatkan sumberdaya alam yang
berkelanjutan serta masyarakatpun menyampaikan upaya-upaya yang dilakukan oleh
mereka dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pertemuan ketiga
pelaku lingkungan itu akan menjadi ajang masyarakat memperoleh informasi yang
tepat dan benar sehingga menjadi bahan edukasi untuk lebih mendorong
kearah cinta dan peduli lingkungan. Untuk itulah maka Kementerian Lingkungan Hidup
bersama seluruh lapisan masyarakat melakukan peringatan Hari Lingkungan Hidup
Tahun 2013 dengan mengusung tema “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi
Untuk Selamatkan Lingkungan”, yang selaras dengan tema yang dikeluarkan
oleh Badan Lingkungan Hidup Dunia, United Nations Environment Programme (UNEP),
yaitu “Think.Eat.Save”. Tema “Ubah Perilaku dan Pola Konsumsi Untuk
Selamatkan Lingkungan” dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mudah
serta membuka kesadaran kita semua atas pentingnya menyikapi pemanfaatan
makanan dan sumber daya alam termasuk pemanfaatan bahan makanan secara bijak. Persoalan
lingkungan tidak dapat dilihat sebagai suatu yang berdiri sendiri, namun sangat
terkait oleh perilaku manusia terutama dalam memenuhi kebutuhannya. Perubahan
perilaku melalui gaya hidup tentu saja merubah pola ekstraksi sumber daya alam
dan energi yang ada. Manusia didorong untuk tidak menggunakan sumberdaya alam
secara tidak berkelanjutan.
Lebih lanjut dikatan masalah
limbah makanan adalah masalah yang terjadi di seluruh negara, baik
negara-negara maju, negara industri maupun negara berkembang. Kita yang hidup
di Indonesia sesungguhnya harus bersyukur karena alam Indonesia jauh lebih
mampu “memanjakan” warganya dengan jenis bahan makanan yang banyak dibandingkan
alam pada belahan lain didunia ini.