Pemerintah Kabupaten Trenggalek
pada Tahun 2013 mendapat kesempatan Penilaian Wahana Tata Nugraha
Nasional (WTN), yaitu Penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia
kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik.
Ketua Tim Penilai Wahana Tata Nugraha Departemen Perhubungan Nasional Ir. Jamal Sebastian, Msc beserta anggota selama 2 (dua) hari akan berada di Trenggalek tim melakukan survey dan penilaian Sarana Prasarana, Infrastruktur dan penyelenggaraan sistem transportasi serta pembiayaannya.
Ketua Tim Penilai Wahana Tata Nugraha Departemen Perhubungan Nasional Ir. Jamal Sebastian, Msc beserta anggota selama 2 (dua) hari akan berada di Trenggalek tim melakukan survey dan penilaian Sarana Prasarana, Infrastruktur dan penyelenggaraan sistem transportasi serta pembiayaannya.
Setelah melakukan survey, senin tanggal 17 Juni 2013 Tim Penilai Wahana
Tata Nugraha Departemen Perhubungan Nasional kemudian melakukan pemaparan atas
catatan lapangan atau hasil survey yang telah mereka lakukan di Ruang Bhawarasa
Kabupaten Trenggalek, yang dihadiri oleh Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi
WR. MMT, Pimpinan DPRD, Kepala Dishub Kab. Trenggalek, Kepala Dishub Provinsi
Jawa Timur, Polda Jatim dan beberapa Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Trenggalek.
Pada kesempatan itu, Bupati Trenggalek dalam
Sambutannya mengatakan menyambut baik atas kedatangan Tim Nasional Penilai
Wahana Tata Nugraha di Kabupaten Trenggalek. Wahana Tata Nugraha bukan tujuan,
tapi merupakan sebuah proses. Dan WTN bukan merupakan prestasi serta-merta
dan bukan hasil karya dan hasil kerja individu atau perorangan. Tapi Wahana
Tata Nugraha merupakan hasil kerjasama sebuah tim dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, juga senantiasa berkomitmen untuk terus membangun dan
membenahi sarana prasarana dan infrastruktur transportasi di Kabupaten
Trenggalek agar tertata dengan rapi guna melayani kebutuhan transportasi
masyarakat. Selain itu, Pemkab Trenggalek juga terus mengupayakan sarana
transportasi penghubung antar Kecamatan dalam Kabupaten dan antar
Kabupaten-Kota yang memadai, serta nyaman sehingga penghargaan Wahana Tata
Nugraha dapat diraih. Pemkab Trenggalek juga berharap dukungan dari Kementerian
Perhubungan RI terkait program-program penataan transportasi dan bantuan dana
APBN dan APBD Provinsi. “Meraih Wahana Tata Nugraha bukan tujuan utama, tetapi
menjadi motivasi serta sebuah proses mewujudkan Penyelenggaraan Transportasi
yang baik, karena untuk dapat meraihnya dibutuhkan kerjasama yang baik antara
Pemerintah Daerah dengan Dinas/instansi terkait serta masyarakat. Untuk itu
mari jadikan rangkaian penilaian Wahana Tata Nugraha ini sebagai momentum
kerjasama yang baik disemua sektor” Ungkapnya
Sementara
itu, dalam pemaparannya Ketua Tim Penilai Wahana Tata Nugraha Departemen Perhubungan Nasional menyampaikan melalui
pengamatan yang berlangsung singkat ini secara umum kondisi sarana, prasarana
dan manajemen transportasi di Kabupaten Trenggalek sudah baik namun di beberapa
aspek penilaian masih ada yang perlu dibenahi agar lebih memberikan kenyamanan
kepada seluruh lapisan masyarakat pengguna jalan.
Beberapa
saran yang diberikan untuk Pemerintah Kabupaten
Trenggalek antara lain Pemkab diminta untuk
menertibkan pemanfaatan ruang milik jalan diluar kepentingan lalu lintas,
melakukan sosialisasi kepada pengemudi becak, tukang parkir, pemilik toko/PKL
dan penertiban penegakan hukum untuk kendaran bermotor yang parkir sembarangan.