Dalam
sambutan Bupati Trenggalek mengatakan bahwa pondok pesantren merupakan institusi
pendidikan islam tertua di indonesia yang sangat fungsional meskipun masih
dikelola dengan manajemen tradisional, tetapi dapat dinilai paling tahan terhadap
segala tantangan zaman. Meski dengan pengelolaan yang sederhana Pesantren
diharapkan mampu menjadi sarana memobilitas sumber daya manusia dalam
membentengi berbagai budaya yang kurang baik.
Dengan diselenggarakanya Haflah ini Bupati
juga mengucapkan selamat kepada para santri yang baru menghatamkannya Al Qur’an
di Ponpes ini dan diharapkan untuk tidak merasa puas
belajar sampai disini, bahkan tertantang untuk lebih giat belajar, sehingga
dapat menyesuaikan diri dan tidak terombang – ambing dengan berbagai macam
perubahan dan kemajuan zaman, hal ini selaras dengan perintah agama islam untuk
belajar seumur hidup, dengan tetap berperilaku baik, disiplin sesuai dengan aturan
– aturan hukum dan norma – norma yang berlaku. “ujarnya.