Hadir
dalam upacara pembukaan, Komandan Lanud Iswahjudi, Komandan Lanud Abdulrahman
saleh, komandan Korem 081 Madiun, para komandan Kodim, para Kapolres, para
Kepala Dinas, Direktur dan Ketua Organisasi potensi SAR di seputar wilayah
Kabupaten Trenggalek, kepala kantor SAR kelas A Surabaya , bertempat di Halaman
Pendopo Manggala Praja Nugraha.
Dalam
laporan ketua panitia, pelatihan SAR bagi potensi SAR Jawa Timur akan dilaksanakan
selama 4 hari yang bertempat di Kabupaten Trenggalek dan Waduk Wonorejo
Kabupaten Tulungagung. Diikuti sekitar
60 peserta yang berasal dari berbagai macam unsur Pemerintah Kabupaten/Kota di
Jawa Timur /TNI/ POLRI/SIPIL dan organisasi masyarakat berpotensi SAR yang
berada di wilayah pembinaan kantor SAR kelas A Surabaya.
Selanjutnya senada yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana
, Direktur Bina Ketenagaan dan Pemasyarakatan SAR BASARNAS Marsekal Pertama
(TNI) Hadi Tjahjanto, SIP selaku inspektur upacara dalam amanatnya mengungkapkan
bahwa pelatihan ini adalah bentuk pembelajaran awal yang dilakukan oleh Potensi
SAR untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan serta pembentukan
sikap mental kepada para peserta dengan harapan setelah menyelesaikan program
pelatihan ini para peserta memiliki sikap mental dan mampu mengaplikasikan
teori yang didapat untuk keperluan teknis operasional di lapangan pada saat
dibutuhkan guna menangani musibah dan bencana yang terjadi dengan baik dan
maksimal.
Sebagai
salah satu sarana memasyarakatkan SAR di sekolah-sekolah diserahkan secara
simbolis penyerahan buku SAR Goes to School oleh Direktur Bina Ketenagaan dan
Pemasyarakatan SAR BASARNAS Marsekal Pertama (TNI) Hadi Tjahjanto, SIP kepada
perwakilan siswa SD, SMP, SMA, SMK.
Di penghujung acara dilakukan unjuk kebolehan Demo Heli
Rappeling oleh Rescuer Kantor SAR Kelas A Surabaya menggunakan Heli Rescue
HR-1521 jenis Bolco BO-105. Heli buatan
Jerman ini unjuk kebolehan disekitar alun-alun dan halaman Pendopo.