Setelah sukses dengan pelaksanaan program
transmigrasi Tahun 2012 yang lalu, Kabupaten Trenggalek kembali bekerjasama dengan daerah tujuan transmigrasi
untuk mengirimkan para transmigran asal Trenggalek. Kali ini yang menjadi
tujuan para transmigran adalah UPT Tanjung Buka SP 5 Kabupaten Bulungan
Propinsi Kalimantan Utara. Secara resmi para transmigran sejumlah 25
kk = 76 jiwa diberangkatkan pada Sabtu, 25 Mei 2013 dari Pendopo
Manggala Praja Nugraha. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt Sekretaris Daerah
serta Kepala Disnakertransos.
Dalam keterangannya, Kepala
Disnakertransos, Ir. Mokhammad Siswanto, SH, MM menjelaskan bahwa para calon
transmigran sebelum diberangkatkan sudah mendapatkan pelatihan di balai Latihan
Ketransmigrasian Yogyakarta selama satu bulan. “Sebanyak enam orang kepala
keluarga terdiri dari 3 orang sarjana, 2 orang berpendidikan diploma III, 1
orang berpendidikan SLTA, 2 orang D3, 1 orang berpendidikan SLTA telah
mendapatkan pelatihan “ jelasnya.
Selain itu, sebagai bentuk komitmen
Pemerintah Pusat dan Pemprov untuk meningkatkan kualitas calon transmigran
mereka akan mendapatkan pelatihan dasar umum (PDU) di Balai Latihan
Ketransmigrasian Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi
Jawa Timur.
Untuk membantu kehidupan awal para calon
transmigran, Pemkab Trenggalek melalui Disnakertransos memberikan beberapa
bantuan kepada tiap Kepala Keluarga. Adapun bantuan yang diberikan uang sebesar
Rp.500.000,- , barang berisi sabit, ganco, gergaji, cangkul, pakaian seragam, terpal
penjemur, benih padi, benih cabe, benih terong, angkutan mulai desa asal sampai
di lokasi, mendapat pengawalan sampai di lokasi transmigrasi.
Tidak ketinggalan pihak Pemprov juga menyerahkan
bantuan berupa kelambu gantung, piring melamin, periuk nasi, tikar untuk tidur,
senter, lampu gantung kepada masing-masing kepala keluarga. “Selain itu, para
calon transmigran mendapat lahan seluas 2 ha untuk diolah serta jaminan hidup selama 1 tahun.”
Untuk memotivasi calon transmigran, Ir. Mokhammad
Siswanto menyontohkan bahwa para transmigran sebelumnya sebanyak 25 KK = 72
jiwa yang ditempatkan di lokasi transmigrasi Tanjung buka SP.8 pada tanggal 4
desember telah panen perdana sebanyak 2,5 – 3 ton. “Mereka menjadi teladan bagi
transmigran kabupaten lain dan heran dalam sekejap bisa panen sebanyak itu” pungkas
Ir. Mokhammad Siswanto.
Sementara itu, dalam sambutan tertulis
Bupati Trenggalek yang dibacakan oleh Plt. Sekretaris daerah , Drs. Ali
Mustofa, M.Si berharap calon transmigran yang akan diberangkatkan menjadi
transmigran berhasil /sukses dalam kehidupannya di tempat yang baru baik dalam
bidang ekonomi, sosial maupun budayanya.
Karena kesempatan hanya datang sekali, Bupati
berpesan agar para transmigran menunjukkan rasa syukur dengan kerja keras,
rajin, ulet, pantang menyerah, dan inovatif dalam menghadapi semua
hambatan/tantangan dan pandai memanfaatkan setiap peluang usaha yang ada. “Karena
bertransmigrasi sudah merupakan pilihan hidup, saya berharap saudara berusaha
keras agar menjadi transmigran sukses dan jangan pulang ke daerah asal kecuali
sambang keluarga” tegas Bupati.
Dalam kesempatan tersebut , Bupati juga
mengajak semua calon transmigran untuk selalu menciptakan semangat gotong
royong dalam semua kegiatan terutama dalam pengelolaan lahan karena lahan yang
akan dikelola seluas 2 Ha.
Apabila menemui masalah kedepankan musyawarah
dengan kepala unit permukiman transmigran/petugas transmigrasi. Yang tak kalah
pentingnya, para calon transmigran harus menerapkan semua ilmu/keterampilan
yang telah didapat di balai besar latihan ketransmigrasian Yogyakarta.