Program TNI Membangun Manunggal
Desa (TMMD) yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam setahun merupakan
program terpadu lintas sektoral, program ini melibatkan TNI, Kementrian,
Lembaga pemerintah non kementrian dan pemerintah daerah serta segenap lapisan
masyarakat. Untuk Kabupaten Trenggalek pelaksanaan program TMMD ke - 90 Kodim 0806 Trenggalek Tahun 2013
dipusatkan di desa Nglinggis Kecamatan Tugu.
Kegiatan TMMD dilaksanakan selama 21 hari (14 Mei – 3 Juni), dan
kegiatan TMMD ke – 90 secara resmi di buka hari Selasa 14 Mei 2013, bertempat di
Lapangan Desa Jambu Kecamatan Tugu. Upacara dihadiri Danlanud Iswahyudi Marsekal
Pertama Yuyu Sutisna SE, Bupati
Trenggalek Dr. Ir Mulyadi WR. MMT beserta Istri Ny. Penny Mulyadi, Kasrem 081
Madiun, Kepala Bakorwil I Madiun, Dandim 0806 Trenggalek, pimpinan DPRD,
Forpimda, juga beberapa Dandim Kabupaten lain.
Dalam sambutan Jenderal TNI
Pramono Edhie Wiboowo yang dibacakan oleh Danlanud Marsma Yuyu Sutisna selaku inspektur upacara bahwa salah satu
tugas pokok TNI dalam operasi militer, selain perang (OMSP) sebagaimana
tertuang dalam UU TNI No. 34 tahun 2004
adalah membantu tugas pemerintahan di daerah. Program TMMD merupakan sarana
untuk membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat mengatasai kesulitan yang
terjadi di daerah serta meningkatkan akselerasi pembangunan desa dalam
mendukung pembangunan nasional.
Kegiatan TMMD yang
dipusatkan di desa Ngligis memiliki dua sasaran pokok yakni sasaran fisik dan
non fisik, sasaran fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur sarana dan
prasarana yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, diantaranya peningkatan
jalan beton, perbaikan dan pemeliharaan makadam jalan, pembuatan tanggul
penahan jalan, perbaikan gorong-gorong saluran dan pembuatan galian parit.
Selain itu ada sasaran fisik tambahan yang kan di kerjakan antara lain,
penambahan ruang mushola putri, perbaikan tempat wudlu/MCK dan juga rehab rumah
layak huni 4 unit. Sedangkan sasaran non
fisik (penyuluhan) diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreatifitas
masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri. Pembiayan TNI membangun Manunggal
Desa (TMMD) berasal dari dana APBD
Kabupaten Trenggalek tahun anggaran 2013 yang pelaksanaannya melibatkan
150 tenaga TNI, 55 tenaga pendukung dan 90 tenaga masyarakat.
Untuk mewujudkan program
tersebut sangat diperlukan langkah koordinasi,
kerjasama yang sinergis dan intensif dari seluruh pemangku kepentingan
(stakeholder) yang terlibat. “ Partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat
,menjadi kunci penentu bagi keberhasilan dan kelancaran penyelenggaraan TMMD
kali ini, tegas Yuyu Sutisna.
Sesuai dengan apa yang
disampiakan Danlanud Marsma Yuyu
Sutisna, tentang kegiatan TMMD diatas, Bupati Trenggalek Dr. Ir Mulyadi WR. MMT
beserta seluruh jajaran forpimda mendukung
dan menyambut baik kegiatan ini. Bupati Trenggalek berharap kegiatan
TMMD ke 90 ini bisa berjalan lancar sehingga nantinya setelah sarana prasarana
jalan yang menghubungkan dua desa ini dikerjakan dapat meningkatkan
kesejahteraan dan kemakmuran khususnya masyarakat desa Ngligis dan kecamatan
Tugu pada umumnya.