Sebutan
atau nama suatu tempat adalah penting,
kerena dengan nama atau sebutan itulah sesuatu baik berupa benda, orang maupun
tempat dapat dikenali dan dibedakan dengan sebutan atau namanya itu.Setelah
mengalami renovasi terakhir tahun lalu, Pendopo Kabupaten Trenggalek semakin
tampak gagah dan berwibawa. Dengan renovasi yang tetap menjaga bentuk
aslinya sehingga tidak menghilangkan nilai sejarahnya meskipun dari segi
meterial dan ketinggiannya bertambah, hal ini malah akan menambah kesempurnaan
proporsi dan nampak lebih megah jika di pandang dari kejauhan.
Untuk
melengkapi kesempurnaan Pendopo ini perlu di beri nama atau sebutan agar
seluruh masyarakat Trenggalek ikut merasa bangga mamiliki Pendapa besar dengan
nama yang bisa di ingat yang dapat disebutkan sebagaimana bangunan-bangunan
milik rakyat yang lain seperti Masjid Agung Baitur Rahman, Gedung Bhawarasa
dll.
Selasa
malam 02 April 2013 merupakan hari yang bersejarah dan istimewa bagi Pemerintah
Kabupaten Trenggalek khususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya. Karena
malam itu Mantan Bupati Trenggalek berkumpul dengan beberapa tokoh masyarakat (Penggali
Sejarah Trenggalek ) untuk membahas nama baru untuk Pendapa Kabupaten
Trenggalek. Mantan Bupati tersebut adalah mantan Bupati Slamet, Soedarso, dan
Soeharto, hadir pula penggali sejarah Trenggalek Abdul Hamid Willis. Selain itu
hadir pula Bupati Trenggalek beserta Istri, Wakil Bupati beserta Istri seluruh
jajaran SKPD, Camat se Kabupaten Trenggalek.
Menurut
sejarah dari Nenek moyang terdahulu ada yang berpendapat bahwa untuk penamaan
sesuatu harus memiliki pedoman, baik nama orang, bangunan atau nama lain yaitu
“ Asma Kinarya Japa” yang artinya nama digunakan sebagai Do’a.Hal ini terkandung
maksud bila kita memberi nama sesuatu hendaknya dipilih yang baik dan
disesuaikan dengan keinginan agar apa yang akan kita inginkan dan cita-citakan
bisa terwujud pada sesuatu yang kita beri nama nanti.
Pendapa
Trenggalek adalah anugerah dari Allah SWT kepada pemimpin dan masyarakat
Trenggalek,sehingga Pendapa ini merupakan milik seluruh masyarakat yang setiap
saat siap dapat di manfaatkan untuk berbagai kegiatan, sehingga diharapkan
Pendapa ini menjadi pusat kegiatan yang baik pemerintah dan masyarakat dalam
upaya mencapai cita-cita bersama yaitu masyarakat yang adil makmur sejahtera
dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.