Badan Pusat Statistik Kabupaten
Trenggalek melaksanakan kegiatan sensus pertanian tahun 2013 atau yang dikenal
dengan (ST 2013). Pembukaan pelatihan
petugas sensus ST2013 dilaksanakan hari Senin 1 april 2013 di
Hotel Hayam Wuruk, kegiatan pelatihan petugas sensus ( ST2013
) berlangsung mulai tanggal 1 sampai dengan 17 April 2013, dihadiri oleh Bupati
Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT, Kepala BPS Kabupaten Trenggalek, Kepala SKPD dan tamu undangan lain.
Pada kesempatan ini Dandut
Supriyanto, SP selaku Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek,
melaporkan bahwa kegiatan sensus pertanian dilaksanakan setiap 10 tahun
sekali, sensus pertanian pertama dimulai pada tahun 1963 dan pada tahun 2013
ini merupakan pelaksanaan sensus pertanian yang ke 6. Petugas sensus pertanian
yang mengikuti pelatihan berjumlah 1012 orang, dibagi dalam 8 gelombang. Kegiatan
sensus pertanian yang dicakup dalam sensus pertanian 2013 meliputi 6 subsektor
antara lain, tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan, perikanan
dan kehutanan. Puncak kegiatan ST2013 dilakukan pada bulan Mei 2013 dengan
melakukan pencacahan lengkap usaha pertanian, yang di lanjutkan dengan survei
pendapatan rumah tangga pertanian pada bulan November 2013 da survei subsektor
di tahun 2014. “ Mudah – mudahan data yang dihasilkan nanti dapat sesuai dengan
keadaan di lapangan dan pelaksanaannya dapat berjalan lancar sesuai dengan yang
kita harapkan “ kata Dandut.
Dalam sambutanya Bupati Trenggalek
Dr. Ir. Mulyadi WR. MMT mengatakan bahwa untuk daerah Trenggalek sektor pertanian merupakan sektor yang paling
dominan, disusul jasa dan perdagangan. Sehingga Kabupaten Trenggalek masih menggantungkan
dari sektor pertanian namun sayangnya untuk daerah Trenggalek yang masuk area pertanian (sawah teknis) hanya
sedikit sekali kurang lebih 12.000 ha. Untuk itu kami menghimbau bagi petugas
maupun instruktur daerah untuk melaksanakan kegiatan ini sebaik – baiknya,
sehingga dengan sensus
pertanian 2013 ini nantinya mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap
dan akurat, mendapatkan sampel (sampling frame) yang dapat dijadikan landasan
pengambilan sampel untuk survei di sektor pertanian, dan juga memperoleh
beberapa informasi tentang usaha pertanian, rumah tangga petani gurem, jumlah
pohon dan ternak, distribusi penguasaan dan pengusahaan lahan menurut golongan luas
dan sebagainya.
Selesai menyampaikan sambutan Bupati
Trenggalek berkenan membuka pelatihan petugas sensus ST2013
dengan ditandai pemasangan topi dan pakaian rompi bagi petugas sesus pertanian
di Kabupaten Trenggalek.