Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu wilayah
yang memiliki potensi untuk pengembangan komoditi holtikultura. Baik produk
buah – buahan, sayuran, tanaman hias, maupun biofarma yang keberadaannya
diperlukan dalam pemenuhan kebutuhan pangan sekunder.
Pengembangan tanaman holtikultura durian ini akan
memiliki dampak yang sangat baik untuk menjaga kelestarian sumber air. Demikian
antara lain laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertahutbun Kabupaten
Trenggalek ( Ir.Joko Surono ) dalam acara kontes durian yang dilaksanakan di
Pasar Agro Kecamatan kampak, Kamis 07 maret 2013. Beberapa komuditas
holtikultura yang mengalami peningkatan produksi di tahun 2012 adalah Durian
mencapai 14.276 Ton, Manggis 507 Ton, Salak 3.440 Ton, Apokat 5.105 Ton, pisang
11.899 Ton, Melon 650 Ton, Semangka 493 Ton, Cabe rawit 614 Ton, terong 233
Ton, Kacang Panjang 253 Ton, Tomat 52 Ton.
Lebih lanjut dikatakan kontes durian kali ini
diikuti tidak kurang 89 konsestan dengan varietas durian unggulan yang beraneka
ragam, bertujuan untuk menggali potensi buah durian lokal dan untuk mendongkrak
harga jual.
Bupati Trenggalek Dr.Ir.Mulyadi WR,M.MT dalam
sambutannya pada acara yang di hadiri Wakil Bupati Beserta Istri, Forpinda,
Ketua DPRD,Bakorwil Madiun, Ketua TP PKK Ny. Penny Mulyadi antara lain
mengatakan Trenggalek dengan keragaman Agroklimatnya memiliki potensi untuk
tumbuh dan berkembangnya jenis dan beraneka varietas durian, sehingga durian
dapat diperoleh setiap waktu.
Trenggalek saat ini telah mempunyai satu varietas
durian " RIPTO " yang telah dilepas oleh menteri pertanian sebagai
Varietas Unggul Nasional, serta masih banyak lagiVarietas Unggulan seperti
Kunir,Ridin,Genthong, Sumo dll.Produksi durian dari tahun ke tahun terus
mengalami peningkatan. Sentra tanaman durian ini sendiri banyak terdapat di
Kecamatan Watulimo, Kampak, Munjungan, Pule dan Bendungan.
Lebih lanjut dikatakan dengan melihat potensi
yang ada maka pengembangan agrobisnis durian cukup menjanjikan karena harga
buah ini relatif tinggi dan disukai masyarakat.Oleh sebab itu, upaya strategis
kita adalah mengupayakan pengembangan kawasan,sistem pembenihan, teknologi top
working serta sarana infrastruktur. Bupati Trenggalek Juga menyampaikan selain
Durian produksi Buah manggis merupakan komoditi terbesar yang dihasilkan selain
Kabupaten Banyuwangi se Provinsi Jawa Timur.
Di akhir sambutannya Bupati berharap kontes
durian ini harus dapat menambah koleksi durian kelas unggul sehingga dapat
mengangkat Trenggalek sebagai kawasan sentra durian yang unggul. Kegiatan
Kontes Durian ini akan terus diadakan setiap tahun.Dan juga merupakan ajang
promosi.Tahun mendatang diacarakan yang lebih baik, ramai dan lebih meluas,
sehingga bisa di kenal oleh masyarakat Jawa Timur maupun Nasional ‘harap Bupati’.