Dalam sejarah tercatat bahwa kedatangan Rasulullah dengan risalah
Islam yang dibawanya mampu mengubah kondisi umat yang pada waktu itu sangat
memprihatinkan, manusia yang pada waktu itu mengalami krisis spiritual dan
moral yang luar biasa, nilai - nilai kemanusiaan sudah terbalik, penyembahan
terhadap berhala, perzinaan, mabuk, judi, merampok dan membunuh.
Pada situasi yang serba tidak menentu dan banyak kemerosotan moral
, maka sudah saatnya bagi kita untuk memahami dan memperingati Maulid Nabi
Muhammad secara lebih mendalam dan fundamental dan dijadikan sebagai sosok
pemimpin dunia yang universal serta berusaha meneladani sifat yang terpuji
dalam diri Rosululloh dalam kehidupan sehari hari sesuai dengan tugas dan
tanggung jawab kita.
Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek Dr.Ir. Mulyadi WR, MMT mengungkapkan
bahwa kedatangan Rasulullah di muka bumi banyak membawa perubahan salah satunya
adalah berubahnya dari jaman jahiliyah menuju jaman yang terang benderang
seperti pada saat ini.
Peringatan Maulud Nabi merupakan peringatan hari lahir
Rasulullah juga diharapkan mampu dimanfaatkan oleh umatnya sebagai momen
yang baik untuk meneladani sifat dan karakter yang ada pada diri Rasulullulah. Selain memiliki akhlaq yang mulia,
Rasulullah juga sebagai seorang negarawan yang mempunyai kemampuan tinggi
dalam mempengaruhi orang lain.” Kedatangan Rasulullah ke dunia memiliki tujuan
untuk memperbaiki akhlaq manusa di dunia” jelas Bupati. Selain itu peringatan
Maulid tidak lagi di pahami dari prespektif keislaman saja, tapi harus dipahami
dari berbagai prespektif yang menyangkut segala persoalan baik politik, budaya,
ekonomi, maupun agama sehingga nantinya
tercipta masyarakat yang sejahtera, aman dan tentram.
Selanjutnya, hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Drs.
KH. Agus Muadzin dari Kabupaten Blitar .